AKBP Rio Wahyu Inginkan Kabupaten Bogor ‘Zero Narkoba’

AKBP Rio WahyuAKBP Rio Wahyu Inginkan Kabupaten Bogor ‘Zero Narkoba’

Cibinong, HRB

Satuan Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Bogor bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam upaya memerangi peredaran narkoba. Salah satunya, dengan meresmikan kampung tangguh anti narkoba pertama di RW 12 Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Selasa (29/8/2023).

“Suatu terobosan kreatif dari Satuan Resnarkoba dalam hal ini menciptakan Kampung tangguh anti narkoba, Ini merupakan kerjasama dengan Pemda dan unsur masyarakat yang di mana kepolisian itu benar hadir di tengah masyarakat,” kata Kapolres Bogor Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan.

Rio menyampaikan alasan utama kenapa lokasi tersebut menjadi kampung percontohan dari program anti narkoba. “Karena ini Kampung berada di tengah kota, yang dimana menurut perhitungan kalkulasi yang kita hitung peredaran narkoba di cibinong ini paling besar, namun Kelurahan ini adalah yang paling sedikit (kasus narkoba) dalam satu tahun, yaitu 1 kasus,” jelasnya.

Dalam hal ini rio juga menyampaikan tujuan utama diadakannya program tersebut lantaran gagasan utama kabupaten bebas narkoba. Oleh karena itu langkah selanjutnya program tersebut akan diterapkan secara menyeluruh di seluruh wilayah di Kabupaten Bogor.

Baca juga:  Konflik Sekolah At Taufiq Berlanjut

“Tujuannya adalah meminimalisir peredaran narkoba yang ada di Kelurahan Nanggewer RW 12 ini. Namun efek domino yang akan dirasakan, seperti tadi CCTV ada 8 titik dan insyaallah akan kita tambah 10 lagi. Itu tidak hanya memonitor peredaran narkoba tapi juga untuk memantau situasi aktivitas masyarakat dengan baik,” ungkapnya.

Rio menargetkan kedepan Kabupaten Bogor akan menjadi wilayah zero narkoba, guna menjaga dan menyelamatkan generasi bangsa yang bisa hancur akibat dari penggunaan narkoba. “Apapun bentuknya, kita harus bersama-sama berkomunikasi, berkolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat,” tambah Rio. 

Kapolres Bogor menegaskan bahwa dirinya tidak ingin, masyarakat masuk terlibat di dalam peredaran narkoba. “Karena itu, Kampung tangguh anti narkoba harus (ada di setiap wilayah) dan saya akan selalu koordinasi dengan Pemda agar program ini berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Cky)

Tags: