AktivitasTruk Tambang Terus Terjadi, Jalan Parung Panjang Hancur Pemerintah Cuek

Truk-TambangILUSTRASI: Truk tambang.(foto: gus/net)

Parung Panjang, HRB – Imbas dari truk pengangkut bahan material tambang yang setiap hari hilir mudik, bertahun – tahun membuat jalan raya Kabupaten dan Provinsi di wilayah Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor rusak parah, apalagi saat hujan turun jalan raya tersebut berlumpur dan licin, namun belum ada upaya sampai saat ini dari Pemerintah daerah setempat.

Pasalnya, tak hanya kerusakan jalan yang timbul, tapi juga keluh kesah masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Parung Panjang lantaran setiap hari nya harus disuguhkan dengan debu yang bertebaran kerumah warga.

Sangat miris sekali, janji Gubernur Jawa Barat untuk membangun jalur khusus truk tambang belum juga terealisasi. Padahal, rencana ini dinilai sebagai salah satu solusi dalam menyikapi permasalahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Kerusakan jalan yang disebabkan oleh ratusan truk angkut material tambang bertonase besar yang lalu lalang dari banyak nya perusahaan tambang diwilayah Cigudeg yang setiap hari melintasi jalan raya Parung Panjang membuat jalan ini tidak awet dan cepat rusak.

Menanggapi hal ini, Ketua Angkatan Muda Partai Demokrat (AMPD) Kabupaten Bogor, Agus Mulyawan menuturkan, jalan tersebut sering rusak karena tanahnya lunak. Sehingga, jalan rawan ambles.

Dengan kondisi kendaraan perusahaan tambang yang melintasi jalan raya Parung Panjang dengan melebihi kapasitasnya menjadi penyebab kerusakan jalan.

Ia meminta kepada Pemerintah daerah untuk segera membuat jalur khusus tambang yang sudah dijanjikan oleh Gubernur Jawa barat pada tahun lalu.

“Karna sudah jelas truk perusahaan yang bikin jalan gak panjang umurnya. Karena kendaraan dimaksud dipastikan tidak sesuai dengan kapasitas jalan yang dilewati nya,”ujarnya kepada wartawan kemarin.

Agus menceritakan, saat ini kondisi jalan Raya Parung Panjang di beberapa bagian sudah banyak yang berlubang. Lubang yang cukup dalam sehingga membuat kendaraan besar harus beradu arah dengan kendaraan kecil.

Rusaknya ruas Jalan diwilayah Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tanggerang Provinsi Banten, menyebabkan warga resah. Pasalnya, kerusakan tidak hanya menghambat aktivitas warga, melainkan membuat nyawa warga kerap kali terancam akibat seringnya terjadi kecelakaan.

“Jangankan jalan rusak begini. Jalannya bagus aja itu banyak kecelakaan motor karena banyak truk besar lewat sini. Sekarang jalan rusak parah, berlubang banyak air nya seperti kubangan kerbau dan licin sedikit terpeleset bisa langsung tergilas truk tambang,” kata Agus

Baca juga:  Kapolres Bogor Pimpin Ratusan Personel Gelar Razia Prokes

“Beberapa bulan lalu juga Perbub tentang jam operasional mobil truk sudah keluar tapi tetap saja dilanggar.

Terkadang truk tambang sendiri yang melintasi jalan yang berlubang sehingga melawan arah dan berhadapan langsung, sehingga kendaraan pengguna jalan lainnya harus rela berhenti dan mengalah agar truk tambang yang melawan arus itu dapat lewat,”ungkapnya.

Senada dikatakan Maman warga sekitar Parung Panjang, mengeluhkan, banyak nya debu yang berterbangan setiap hari dari truk angkutan tambang membuat rumah nya yang persis dipinggir jalan itu selalu kotor.

Menurutnya dengan lalu lalang kendaraan perusahaan tambang setiap hari nya tak ada yang dapat memberikan dampak keuntungan bagi warga Parung Panjang. Karena hal itu jelas banyak nya kendaraan perusahaan tambang yang hilir mudik menyebabkan banyak nya debu ketika musim kemarau, dan jalan rusak berlubang penuh air kala musim hujan.

“Warga Parung Panjang hanya kena dampak nya saja dari banyak nya perusahaan tambang yang ada di wilayah kecamatan Cigudeg, kerugian masyarakat sudah jelas dari debu yang mengotori rumah nya setiap hari dan bisa juga dapat menyebabkan kecelakaan, serta gangguan pernafasan bagi warga,”tuturnya.

Kendati demikian kata Hasan berharap, adanya rencana pembangunan jalur khusus tambang bisa segera secepatnya direalisasikan oleh Gubernur Jawa Barat.

Jika ini terus dibiarkan maka di ruas jalan raya Parung Panjang tidak akan pernah ada jalan bagus. Dan masyarakat selalu dihantui dengan kecelakaan.

Kami sangat berharap pembangunan jalur khusus tambang segera terealisasi. Untuk itu, warga mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agar segera untuk merealisasikan pembangunan jalan khusus tambang yang sudah lama dirancang Gubernur Jawa Barat itu.

“Karena kalau dibuat jalur tambang itu, menurut saya solusi terbaik. Selain masyarakat tidak terkena dampak dari debu dan menyebabkan jalan rusak. Dan ini juga dapat memberikan solusi bagi masyarakat,”pungkasnya.(Gus).