Akun Twitter Polresta Bogor Diretas, Polda Jawa Barat Minta Maaf

Kota Bogor – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Pol. Erdi A Chaniago, meminta maaf kepada masyarakat terkait diretasnya akun twitter milik Polresta Bogor Kota yang sempat viral karena menyukai konten berbau porno.

“Saya atas nama pembina fungsi kehumasan meminta maaf tentunya. Ini merupakan hal yang menjadi atensi dan pengawasan yang lebih ketat kepada humas di Polda Jabar dan jajarannya,” katanya, belum lama ini.

Lebih lanjut Edi memastikan, akun media sosial kepolisian selama ini dalam pengawasan ketat.

Penggunaannya pun sesuai dengan etika media sosial dan biasa mengunggah informasi yang berkaitan dengan program-program Polri.

“Polres Bogor Kota akan melakukan penyelidikan terkait penggunaan (akun Twitter) tersebut, siapa yang me-like (menyukai) akun yang tidak bagus itu,” kata Erdi.

Selain akun milik Polresta Bogor Kota, akun Twitter Polda Sumut juga kedapatan menyukai konten porno yang dibuat pada 11 September 2020 lalu. Terkait hal itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengaku, akun Twitter Polda Sumut diretas orang yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga:  Buka Praktek Pengobatan Alternatif, ODGJ Dievakuasi Satpol PP

Hadi mengatakan, Tim Cyber Dit Reskrimsus Polda Sumut dan Paminal tengah mendalami kasus peretasan tersebut “Ya, jadi keterangan admin kita tahun 2020 akun Twitter Polda Sumut diretas orang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Diberitakan Pelita Baru sebelumnya, Kasubsie Penmas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar menegaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap oknum peretas akun twitter milik Polresta Bogor Kota.

Sebelumnya diketahui, akun twitter Polresta Bogor Kota melike unggahan sebuah konten pornografi. “Akun kami ada yang nge-hack,” kata Kasubsie Penmas Polresta Bogor Kota Iptu Rachmat Gumilar seperti dikutip dari suara.com, Minggu (7/11/2021) lalu.

Bahkan, Gumilar mengaku pihaknya sudahmengidentifikasi pelaku yang diduga meretas akun milik Polresta Bogor Kota. “Sedang di proses,” katanya. (djm/*)