Anggota DPRD Dukung Kelanjutan Pembangunan Jalur Puncak Dua

Foto: Pembangunan Puncak dua.(HRB)

BABAKAN MADANG – Jalur Puncak Dua atau jalur Poros Tengah Timur , merupakan salahsatu program pengembangan infrastruktur yang menjadi harapan banyak pihak bisa terwujud. Selain untuk mengurangi beban di jalur puncak yang sudah overload, keberadaan jalur puncak dua akan memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi warga sekitar. 

Sejak wacana jalur Puncak Dua digulirkan, jalur tersebut sudah direalisasikan melalui beberapa program pemerintah maupun swadaya. Alhasil jalur puncak dua sudah mulai terbentuk walaupun masih terkesan apa adanya.

“Saya sangat mendukung program ini, karena akan menjadi salah satu solusi atas padatnya lalin di Puncak dan kedua akan menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah yang dilewati terutama Bogor Wilayah Timur,” kata anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi 3, Ahmad Fathoni saat ditemui HRB, Minggu (04/07/2021).

Baca juga:  Jalan Rusak di Bogor Timur Tanggungjawab Siapa?

Fatoni berharap, pemerintah provinsi dan pusat bisa ikut mensuport proyek pembangunan jalur puncak Dua, karena realisasi proyek tersebut membutuhkan anggaran yang besar. Komitmen bersama ini, kata dia akan menjadi modal dasar untuk melakukan percepatan pembangunan jalur puncak dua.

“Selain itu, partisipasi dari masyarakat dan pengusaha yang memiliki lahan di jalur puncak dua harus terus digiatkan sehingga dapat mengurangi beban anggaran pemerintah,” terangnya.

Untuk Kabupaten Bogor sendiri, lanjutnya, pembangunan jalur puncak dua sudah Ini masuk RPJMD 2018-2023 baik yang lama maupun perubahan. Sehingga Jalur Puncak Dua menjadi program jangka panjang dan berkesinambungan dalam proses realisasinya.

“Ini bukti komitmen dari Pemkab Bogor dalam merealisasikan jalur puncak dua. Oleh karena itu dukungan dari berbagai pihak akan semakin mempercepat terealisasinya jalur puncak dua,” tandasnya.(Fik/As).

Tags: ,