Antisipasi Permasalahan Anak, KPAD dan KPAI Dikolaborasi

Cibinong – Dalam mengantisipasi terjadinya kekerasan terhadap anak, Bupati Ade Yasin melakukan audiensi dengan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor, bertempat di Pendopo Bupati Bogor, Jumat (17/9).

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, jika audensi dilakukan, untuk meningkatkan peran dan fungsi Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor.

“Untuk itu, perlu kolaborasi dan kerjasama antara KPAD Kabupaten dengan KPAI, dalam mengantisipasi permasalahan seperti itu, dengan realistis. Sehingga anak dapat terlindungi,” kata Ade Yasin, Jumat (17/09).

Nenurut Ade Yasin, ditengah pandemi dan diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdampak terhadap dunia pendidikan termasuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bogor. Sehingga pembelajaran dilakukan secara daring yang berdampak anak harus belajar secara mandiri.

“Efek belajar daring, dikhawatirkan berdampak pada penggunaan gadget terlalu lama. Sehingga digunakan untuk bermain game, tiktok maupun tontonan yang rawan bagi perkembangan anak, bahkan menurut survei anak 5 jam per hari harus berhubungan dengan gadget,” jelasnya.

Lanjut Ade, tidak hanya berkaitan dengan PAUD, anak usia SD, SMP, dan SMA harus mendapatkan perlindungan baik dari tindakan kekerasan maupun pelecehan. Perlu audiensi dan kolaborasi dengan Polres, Kejaksaan, Pengadilan dan psikologi agar tidak terjadi kasus seperti itu.

“Pemerintah harus bisa menjamin anak itu sehat, terlindungi dan terawasi. Jangan sampai terjadi kekerasan, mudah-mudahan di Kabupaten Bogor aman-aman saja dan tidak terjadi,” terangnya,

Baca juga:  Harumkan Kabupaten Bogor, Atlet Berprestasi Dapat Bonus

Tentunya dengan gencar melakukan sosialisasi untuk antisipasi, karena anak itu golden moment, karakter akan terbentuk di usia tersebut.

“Saya juga sudah bekerja sama dengan Gubernur Jabar. Bahkan anggarannya sudah dinaikkan, berkaitan dengan perlindungan anak dan perempuan ini,” tutupnya.

Ditempat sama, Sekretaris KPAD Kabupaten Bogor, Erwin Suriana menyatakan, kasus-kasus yang berkait dengan konten, ketika menerima pengajuan online KPAD selalu turun ke lapangan memastikan seperti apa korbannya dan siapa pelakunya.

Berkaitan dengan kegiatan KPAD selama pandemi yaitu terkait dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bogor misalnya terkait dengan Pembelajaran Tatap Muka.

“Kami langsung terjun ke lapangan, memastikan apakah sekolah-sekolah menaati aturan PPKM dengan sungguh-sungguh apa yang diperintahkan oleh pemerintah, Alhamdulillah dari yang kita hadiri sudah melakukan semuanya,” tukasnya.

Melalui audiensi, pihaknya juga sampaikan kepada Bupati Bogor berkaitan dengan program kerja KPAD. Setelah sebelumnya dilakukan evaluasi dari sepuluh bulan terakhir.

“Alhamdulilah intinya tadi Bupati Bogor mengapresiasi kinerja kita dan mendorong KPAD untuk melakukan langkah-langkah ke arah realistis dan paling penting untuk antisipasi kasus anak yang terjadi di Kabupaten Bogor,” tukasnya. (HRB)

Tags: , , ,