Apresiasi Dukungan BPBD Jabar Bangun Sentra Vaksinasi

Sekertaris BPBD Jawa Barat, Budi Juanda dan Kepala BPBD Kab.Bogor Yani Hasan dalam sambutannya, saat acara penutupan kegiatan sentra vaksinasi covid-19, di Water Kingdom, Cileungsi

Cileungsi– Dukungan sentra vaksinasi yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, dalam mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor. Diaperisiasi Pemerintah Daerah setempat.

Hal ini diucapkan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hasan pada penutupan kegiatan sentra vaksinasi Covid-19 BPBD Jawa Barat di Water Kingdom Mekarsari, Cileungsi, Senin (30/8/2021).

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal ini BPBD Jabar atas dukungan yang telah diberikan dalam mengakselerasi percepatan vaksinasi bagi masyarakat Kabupaten Bogor melalui sentra vaksinasi,” kaya Yani Hasan, Senin (30/08/202).

Yani menjelaskan, sampai bulan September 2021, artinya satu bulan ke depan pemerintah pusat memerintahkan Kabupaten Bogor harus mencapai 3 juta warga yang telah menerima vaksin pertama, sehingga untuk mengejar target ini, kita harus melaksanakan vaksinasi untuk 100.000 orang per hari.

“Kabupaten Bogor harus kerja keras karena termasuk ke dalam wilayah Aglomerasi, jadi kita bergabung dengan DKI, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Tangerang Selatan dan diharapkan mencapai target 70% vaksinasi pada bulan September 2021,” jelas Yani.

Untuk membentuk kekebalan kelompok, Yani melanjutkan, target masyarakat yang harus divaksin sebanyak 4,2 juta jiwa. Hanya karena Kabupaten Bogor penduduknya besar jadi persentasenya masih tetap kecil. Untuk keseluruhan baru mencapai 13,39% pada tanggal 28 Agustus lalu.

“Adapun upaya percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor antara lain, vaksinasi massal di 40 kecamatan dengan sasaran 80.000 per minggu. Ini yang selalu berjalan dan akan ditingkatkan setelah kedatangan vaksin. Berikutnya adalah memperluas sentra vaksinasi, yang tadinya masih terbatas oleh Puskesmas dan sentra-sentra vaksin yang ada,” terangnya.

Baca juga:  Waspada Omicron, RT RW dan Kadus Dikumpulkan

Vaksinasi massal tingkat Kabupaten dilakukan di Stadion Pakansari setiap hari Selasa dan Kamis. Kemudian ada juga vaksinasi massal berbasis organisasi masyarakat, pelaku ekonomi, organisasi profesi, organisasi politik.

“Kami juga mengadakan vaksinasi keliling, jadi kita ada mobil keliling vaksinasi,” tutupnya.

Sementara, Sekretaris BPBD Jabar, Budi Juanda mengatakan, bersyukur atas berakhirnya program yang diusung oleh Pemerintah Jawa Barat melalui BPBD Jabar, yakni memfasilitasi pembangunan sentra vaksinasi di enam lokasi yakni, Kota Cimahi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Bandung.

“Jadi enam lokasi ini kami berbagai project, yakni bagaimana mendorong model pembangunan sentra vaksinasi yang mengkolaborasikan seluruh aspek. Di dalamnya ada unsur pemerintahan, TNI, Polri, kemudian akademisi, unsur media , unsur masyarakat, termasuk dunia usaha,” terang Budi.

Budi menambahkan, akan tetapi untuk Kabupaten Bogor ini agak berat, masih harus kerja keras. Target penduduk yang harus di vaksin yang sesuai harapan kita untuk menuju herd immunity lebih kurang sebanyak 4,2 juta jiwa. Kami masih ada PR yang cukup besar untuk kabupaten ini, demi mengejar bagaimana ini bisa tercapai paling tidak mendekati target yang sudah ditentukan.

“Tapi kita jangan patah semangat, program ini hanya selesai sementara, Insyaallah programnya tetap dilanjutkan. Artinya usaha ini akan terus berlanjut karena sudah menjadi kewajiban Pemerintah Provinsi Jabar,” tukasnya.(Fik/As)