Belum Capai Target Vaksinasi, Polsek Gunung Sindur Panggil Para Kades

Gunungsindur – Program percepatan Vaksinasi Covid 19 ternyata di Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor belum mencapai target vaksinasi. Guna mendorong masyarakat data yang tervaksin kapolsek panggil para kepala desa.

Pihak kepolisian polsek sektor Gunungsindur memanggil parakepala desa se Kecamatan Gunung Sindur dalam rangka pencapaian target program percepatan vaksinasi di wilayahnya.

“Di wilayah kita masi mencapai 49 persen khususnya di Gunung Sindur, kita harus mencapai target 70 persen sampai akhir tahun ini, mudah-mudahan dalam 10 hari ini kita bisa mencapai targetnya, “kata kapolsek Gunung Sindur.

Ia menyampaikan, kami akan melaksanakan vaksin yaitu satu hari seribu vaksin. Strateginya kami akan melaksanakan kebersamaan dengan para krpala desa dan RT RW untuk pelaksaan ini diharapkan bisa cepat, mulai hari ini kitamelaksanakan dengan dua sampai tiga gray.

“Kendala vaksinasi di Gunung Sindur tidak begitu ada, nxmun hannya saja tidak dipungkiri sebagian kecil masyarakat kita yang hawatir atau belum mau di vaksin dengan alasan – alasan informasi hoax yang beradar di media sosial yang mereka terima, “terangnya.

Baca juga:  Danrem 061/Surya Kencana Targetkan 5.000 Vaksinasi Perhari

Ditempat yang sama Kepala Desa Curug Edi Mulyadi menyampaikan, pihaknya akan membantu pemerintah Daerah melakukan program percepatan vaksin guna mencapai target. Ia mengatakan, pemerintah desa Curug melibatkan para ketua RT RW akan pendataan terlebih dahulu.

“Sesuai hasil rapat tadi, kami para kepala desa lebih ditekankan untuk pendataan masyarakat yang tervaksin dan yang belum sampai dengan level RT dan RW. Kami akan menyampaikan kepa RT RW agar lebih inten dalam pendataan untuk melakukan vaksin kembali bertujuan memenuhi target pencapaian, “tuturnya.

Selain itu Edi yang merupakan ketua APDESI Kecamatsn Gunung Sindur. Ia menambahkan, para kepala desa akan melihat titik geray yang dekat ddengan masyarakat agar mereka (masyarakat) datang untuk mengikuti vaksin.

“Sosialisasi tentang vaksinasi juga kami akan lebih ditingkatkan, dengan melibatkan para ustadz dan guru ngaji yang ada di wilaysh desa kami. Bahkan, gray vaksin kita akan dekatkan dengan masyarakat, istilahnya kita jemput bola, disatu titik menurut data masyarakst yang belum tervaksin, “tandasnya. (yon)

Tags: ,