BPBD Sapu Bersih Sampah Gorong-Gorong depan Hotel Sayaga

CIBINONG, HRB – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor membersihkan gorong-gorong di depan proyek pembangunan Hotel milik BUMD Pemkab Bogor, PT.Sayaga Wisata, yang sebelumnya dituding menjadi penyebab banjir di perumahan Mutiara Hijau, Kelurahan Tengah – Kecamatan Cibinong, beberapa hari lalu.

 

Hasilnya, sejumlah sampah diangkat dari gorong-gorong tersebut. “Ada tiga tutup toren besar yang diangkat dari dalam gorong-gorong serta ranjau sampah,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).

 

Namun, menurutnya, permukaan situ di sekitar lokasi sudah tinggi. Anak sungai menuju Situ Cikaret juga harus dinormalisasi untuk mengurangi risiko banjir. “Hanya memang permukaan air Situ Kabantenan juga sudah tinggi, dan anak sungai yang mengarah ke Situ Cikaret harus dinormalisasi,” ujarnya.

 

Aris menjelaskan, bahwa normalisasi rencananya akan dilakukan pada September nanti oleh BKSDA Jawa Barat (Jabar). Dia berharap aliran sungai tersebut bisa segera dinormalisasi. Sebab, situ di wilayah Kecamatan Cibinong, menurutnya, penting dalam pengendalian banjir.

 

“Kalau BKSDA Jabar selaku pengelola situ, menurut mereka, insyaallah bulan September ini dilakukan normalisasi. Situ-situ di wilayah Cibinong ini sangat besar manfaatnya dalam pengendalian banjir,” bebernya.

 

Seperti diketahui, banjir sempat menggenangi 60 rumah di Perumahan Mutiara Hijau yang lokasinya hanya beberapa meter dari lokasi proyek Hotel Sayaga Wisata. Warga pun menduga banjir terjadi karena gorong-gorong tersumbat di dekat pembangunan hotel.

 

“Saya yakin banget soal penyebab banjir karena sampah di gorong-gorong saluran air di pembangunan hotel. Sebelum-sebelumnya nggak pernah banjir, saya sudah 12 tahun di sini, warga juga sama dan nggak pernah banjir. Ini banjir karena gorong-gorong dekat itu jadi tempat buang sampah bangunan,” kata Wakil Ketua RT 05 RW 09, Ali, kepada wartawan, Selasa (16/8/2022).

Baca juga:  Alih Fungsi Bangunan, Bioskop Presiden Disegel Satpol PP

 

Dia mengatakan rencana pembersihan gorong-gorong itu terhambat. “Kemarin sebenarnya kami dipanggil rapat di kantor Sekretaris Daerah dan berjanji bahwa hari ini akan ambil semua sampah di gorong-gorong hari ini. Tetapi sayangnya tadi malam hujan dan banjir lagi di sini, jadi memang belum sempat mereka ambil sampah di gorong-gorong,” tambahnya.

 

Sementara itu, Direktur Utama PT.Sayaga Wisata selaku pengelola hotel, Supriadi Jufri, menuturkan bencana banjir ini akibat terhambatnya atau terputusnya drainase yang berada di depan Hotel Sayaga Wisata.

 

“Ternyata pembangunan drainase di Jalan Raya Tegar Beriman yang diprogramkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) tidak sampai hingga depan Hotel Sayaga Wisata. Infonya sih, anggarannya untuk proyek pembangunan yang lain,” tutur Supriadi.

 

Selain itu, tambah Supriadi. ada endapan lumpur Situ Kabantenan dan muncul tiba-tiba mata air di salah satu titik di lahan Hotel Sayaga Wisata. “Setu Cibinong memang sudah lama tidak dinormalisasi hingga endapan lumpurnya ke lahan Hotel Sayaga. Lalu, di lahan kami juga muncul tiba-tiba mata air. Hingga menambah parah tinggi genangan banjir,” tambah Jufri.

 

Untuk mengantisipasi terulangnya kembali kejadian bencana banjir di Hotel Sayaga Wisata, ia sudah meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) teknis terkait untuk mencari solusi penanganan secara bersama-sama dalam waktu dekat ini.

 

“Saya mohon, permasalahan bencana banjir ini segera diatasi, langkahnya akan dikomunikasikan kemudian dalam rapat bersama dinas teknis seperti Dinas PUPR, DPKPP dan lainnya. Sebab masalah ini adalah domain Pemkab Bogor, PT.Sayaga Wisata tak punya kemampuan teknis untuk masalah banjir ini,” pungkasnya. (Cky)

Tags: ,