Dedie Apresiasi Produk Kuliner UMKM di Pulo Geulis Naik Kelas

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Sedang mencicipi salah satu produk kuliner produksi UMKM di Pulo Geulis

Babakan Pasar – Produk kuliner dari para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Pulo Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, secara resmi telah bekerjasama dan dipromosikan masuk ke Hotel 101 Suryakencana Bogor.

Keberhasilan para UMKM dalam menjalin kerjasama dengan Hotel 101 Suryakencana mendapat apresiasi langsung dari Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Menurut Dedie, saat ini sudah dilakukan MoU antara Hotel 1O1 Suryakencana bagian dari Panorama Group dengan warga Pulo Geulis.

Dengan begitu, kata Dedie, sebanyak 23 pelaku dari 27 produk UMKM Pulo Geulis resmi naik kelas. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Ketua Kompepar Dina Indrawati, dan CEO Panorama Group Budi Tirtawisata.

“Nantinya, produk-produk unggulan mereka akan dipajang di Hotel 1O1 dan akan menjadi suguhan makanan saat rapat dan sebagainya,” ucapnya usai penandatangan MoU di di Kelenteng Pan Kho Bio, Kampung Pulo Geulis, Selasa (23/11/2021).

Dedie mengatakan, MoU ini merupakan kesepakatan pihak Hotel 1O1 untuk membeli jajanan pasar yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan rapat, bimbingan teknis (bimtek) yang diselenggarakan di hotel. “Tentunya warga pun memperhatikan sisi higienisnya dari jajanan pasar ini.

Baca juga:  Pemkot Bogor Bersihkan Coretan Dinding dan Tembok Taman

Tidak memakai bahan pengawet, atau tidak memakai zat pewarna yang membahayakan tubuh. Memperhatikan kriteria-kriteria dari bahan yang food grade,” jelasnya. Dedie juga mendorong agar pelaku UMKM dapat menjaga standar kualitas setiap produknya, karena bukan tidak mungkin jajanan pasar tersebut dikonsumsi di Hotel 1O1.

Namun, bisa saja produk UMKM tersebut dijajakan di hotel yang ada di Kota Bogor. Disisi lain, pihak Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN juga turut memberikan bantuan berupa alat-alat masak yang nanti dapat menunjang produksi jajanan pasar.

“Mudah-mudahan ke depan ada peningkatan lagi kerja sama bagaimana produksi bisa lebih terkontrol, sesuai dengan syarat, kondisi, sehingga kalau memang permintaannya banyak, besar, bisa dibikin secara kolektif produksinya. Dan peralatan yang ada di situ dikeola secara besar,” pungkasnya. (MTH)

Tags: , , , ,