Dewan Minta Camat Babakan Madang Intensifkan Pengawasan THM

Komisi IV DPRD Kabupaten BogorRidwan Muhibi, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor.(foto: zak/hrb)

BABAKAN MADANG, HRB – Anggota Komisi VI DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi meminta Camat Babakan Madang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengintensifkan pengawasan operasional Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah tengah Kabupaten Bogor itu.

Hal ini dikatakan Ridwan saat dimintai tanggapan, terkait dugaan maraknya THM di Kecamatan Babakan Madang. “Saya berharap Pemkab Bogor dalam hal ini Satpol PP lebih mengintensifkan pengawasannya, terutama jam operasional THM,” kata Muhibi melalui hubungan telepon, kemarin.

Menurut Muhibi, jika terbukti THM melanggar aturan, ia meminta Pemkab Bogor bertindak tegas dengan memberikan sanksi tegas kepada THM yang melanggar aturan. “Kalo melanggar aturan, beri sanksi tegas,” tegas Kang Bibih, sapaan akrabnya.

Terkait dengan perizinan untuk operasional THM, Kang Bibih setuju jika elemen masyarakat dilibatkan, terutama MUI atau pemuka agama di wilayah dimana THM tersebut beroperasi.

“Pada dasarnya, kami di Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor yang membidangi kemasyarakatan mendukung apapun untuk kemaslahatan masyarakat. Saya berharap himbauan dari kami ini mendapat respons dari Camat dan Satpol PP melalui tindakan konkrit,” tandasnya.

Baca juga:  Lima Pebasket Putri PPOPM Kab Bogor Lolos Selekda Pra Popnas

Kasi Trantib Kecamatan Babakan Madang, Aus Virdaus berjanji akan mengupayakan pengawasan THM di wilayahnya, melalui kegiatan patrol bersama aparat berwenang. “Diupayakan patroli anggota,” singkatnya.

Sebelumnya diberitakan Aktivis Sosial dan Kepemudaan Bogor Raya, Sandi M. Ilham meminta Pemkab Bogor mengevaluasi keberadaan THM hingga Panti Pijat yang ada di Wilayah Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor.

“Sepertinya kedepan perlu dimasukkan dalam Legalitas Persyaratan Perizinan. Sebab, izin lingkungan saja tidak cukup. Bisa saja itu pinjam KTP warga yang pro terhadap THM dengan iming iming kerja di THM,” kata Sandi, kepada Wartawan, Kamis (23/6) lalu.

Ia pun berharap, MUI Kecamatan jangan hanya di undang acara di acara seremoni – seremoni saja oleh Pihak Kecamatan ataupun Pemkab Bogor. Tetapi juga dilibatkan dalam kegiatan pengawasan ataupun monitoring penyakit sosial masyarakat. (Asb)

Tags: , ,