Dinilai Amburadul, Parkir RSUD Cileungsi Dikomplain

Cileungsi– Pelayanan parkir kendaraan di RSUD Cileungsi Kabupaten Bogor, banyak dikeluhkan oleh para pengunjung yang datang. Selain biaya parkir yang mahal, fasilitas yang disediakan juga sangat tidak layak.

Hal itu terlihat dari kondisi area parkir yang sudah rusak, banyaknya sampah yang berserakan dan penataan kendaraan yang berantakan. Hal itu membuat pengunjung mendesak pihak RSUD Cileungsi segera melakukan perbaikan pelayanan parkir.

“Parkir disini sangat berantakan, karena tidak ditata dengan baik. Lokasi parkir juga banyak sampah dab tidak terurus. Ditambah kondisi aspal di area parkir sudah banyak yang rusak. Jadi sangat tidak layak,” kata salahsatu pengunjung RSUD Cileungsi, Azis (35) kepada rakyatbogor.net, Jumat (27/08/2021).

Menurut Aziz, kondisi lokasi parkir yang seperti itu sangat tidak sebanding dengan besarnya biaya parkir yang harus dikeluarkan. Karena beban biaya parkir dikenakan per jam dengan kelipatannya.

“Jadi makin lama di RSUD Parkirnya makin mahal. Sudah seperti berkunjung ke Mall. Padahal saya kesini menjenguk orang yang sakit. Apalagi kalau ada keluarga yang sakit dan harus didampingi, pasti biaya parkirnya sangar membebankan pengunjung,” tuturnya.

Baca juga:  Setiap Hari, Sampah di Alun-alun Jonggol Hampir Satu Kubik

Ia berharap, pihak RSUD ataupun pengelola parkir segera melakukan perbaikain dari sisi fasilitas dan keamanan. Karena dari lokasi parkir tersebut pernah terjadi kehilangan sepeda motor milik pengunjung.

“Ini harus segera diperbaiki. Kalau tidak, saya akan lapor ke Bupati biar segera dirtindaklanjuti,” pintanya.

Sementara itu, perwakilan RSUD Cileungsi, dr Afrizal mengatakan, pihaknuya tidak bertanggungjawab terhadap layanan parkir RSUD, baik dari sisi fasilitas, penetapan biaya, hingga keamanan. Karena pengelolaan parkir sudah diserahterimakan kepada pihak ketiga.

“Itu di luar kewenangan kami karena memang sudah menjadi kewenangan pihak ketiga. Tapi nanti akan kami sampaikan kepada pengelola jika ada keluhan dan kami minta agar segera ada perbaikan,” singkatnya.(Fik/As)