Era Digital, Sekda Burhan Minta ASN Tingkatkan Kapasitas

Pelatihan KepemimpinanPelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan III lingkup Pemkab Bogor. Di Hotel Rizen Premiere, Cisarua, Rabu (22/6/2022).(foto: wan/hrb)

Cisarua, HRB – Menghadapi era 4.0 dan 5.0 serta pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin berharap jajaran birokrat masa kini memiliki dimensi-dimensi kompetensi, sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman.

Hal itu dikatakannya saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan III lingkup Pemkab Bogor. Di Hotel Rizen Premiere, Cisarua, Rabu (22/6/2022).

Menurutnya, akselerasi traransformasi digital dan kondisi yang terus bergejolak menuntut birokrasi pemerintahan mampu beradaptasi dengan cepat.

Kata dia, para ASN harus terus meningkatkan kapasitas, kreativitas dan inovasi. Terlebih dalam agenda nasional reformasi birokrasi, tahun 2024 seharusnya sudah menjadi birokrasi berkelas dunia.

“Kepemimpinan Eselon tiga dituntut untuk memiliki kompetensi taktis, yaitu harus mampu menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah secara nyata ke dalam bentuk program kegiatan, memberdayakan potensi, mengelola dinamika serta merespon berbagai isu strategis dalam unit kerjanya,” kata Burhanudin.

Tak hany itu, lanjut dia, birokrat masa kini harus memahami permasalahan di masyarakat yang semakin kompleks dan dinamis, sehingga tuntutan masyarakat akan pelayanan yang prima juga terus meningkat.

“Saya minta pejabat administrator agar meningkatkan kompetensi yang tepat sesuai level dan kewenangannya agar mampu berkontribusi optimal dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan mewujudkan visi Kabupaten Bogor termaju, nyaman, dan berkeadaban,” pintanya.

Sekda juga berpesan, para ASN tidak lagi mengedepankan ego sektoral. Karena kata dia, tidak ada superman maka jadilah super team.

“Saya tidak ingin melihat dan mendengar tidak adalagi kekompakan, demi memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan III dilaksanakan selama 91 hari mulai tanggal 21 Juni hingga 28 September 2022. Pelatihan dilaksanakan selama 818 jam pelajaran, diikuti peserta sebanyak 32 orang yang terdiri pejabat administrator eselon III.

Baca juga:  Anggaran Terbatas, Penataan Cibinong Raya Di Hentikan

Usai pelatihan, evaluasi akan dilakukan di bidang akademik, studi lapangan, aksi perubahan, serta sikap perilaku.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, Yudi Kuncoro menjabarkan, apresiasi diberikan kepada Plt Bupati Bogor dan Sekretaris Daerah, beserta seluruh jajaran atas kolaborasi yang telah terjalin antara Pemprov Jabar dan Pemkab Bogor dalam upaya peningkatan SDM.

Hal ini demi memenuhi standar, karena diperlukan kemampuan kompetensi manajerial, diindikasikan dengan cara memimpin kegiatan yang baik dan sesuai prosedur.

“Melalui pelatihan ini diharapkan dapat memaksimalkan kompetensi pejabat administrator, untuk memenuhi indeks kompetensi ASN. Nantinya menjadi standar dan acuan dalam penempatan ASN, agar dapat melaksanakan pelayanan publik yang baik,” ungkap Yudi.

Untuk diketahui, lanjut Yudi, Presiden Joko Widodo mencanangkan ASN Berakhlak, Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Adanya core values ASN ini sebagai sari dari nilai-nilai dasar ASN sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. Tentang Aparatur Sipil Negara, dalam satu kesamaan persepsi yang lebih mudah dipahami , dan diterapkan oleh seluruh ASN. Sedangkan bangga melayani bangsa, merupakan employer branding ASN zaman now yang melayani sepenuh hati.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memotivasi dan menjadi jalan untuk menghadapi tugas kedepan yang semakin kompleks, dapat mengaktualisasikan kemampuan dalam meningkatkan pelayanan publik di lingkup Pemkab Bogor. ASN Pemkab Bogor, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi instansinya dan masyarakat Kabupaten Bogor pada umumnya,” pungkasnya. (wan)

Tags: