Goa Pocong Bakal Disulap Jadi Agro Wisata

Klapanunggal, rakyatbogor.net –  Keberadaan Goa Pocong di Desa Klapanunggal–Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, membuat banyak orang penasaran untuk menelusurinya. Benarkah ada sosok penampakan pocong di Goa tersebut, ternyata tidak demikian.

Kepala Resort Pemangkuan Hutan Gunung Karang, Usep mengatakan Goa Pocong merupakan sebuah nama Goa yang terletak di Gunung Karang wilayah Desa Klapanunggal. “Goa Pocong yang terletak di dekat areal ekplorasi gunung kapur  tersebut, terdapat stalaktit dan stalaknit,” katanya Senin (28/2/2022).

Menurut Usep, rencananya kedepan akan adanya pengelolan destinasi Agro Wisata, yang nantinya bekerjasama dengan BUMDes Klapanunggal maupun dinnas terkait. “Yah ada rencana itu, yang nantinya melalui naskah kesepakatan kerjasama dengan KPH Perhutani,” jelasnya.

Terpisah, Sekretaris Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Klapanunggal, Cucu juga membenarkan bahwa pihaknya berithikad memulihkan kondisi alam yang gersang menjadi hijau kembali.

Sekaligus juga pemberdayaan masyarakat setempat untuk mengelola wisata alam Agro Wisata. “Kami sudah ajukan proposal ke KPH untuk bisa kerjasama mengelola Goa yang eksotik itu,” katanya.

Baca juga:  PPKM Darurat, Camat  Citeureup Perkuat Koordinasi Antar Desa

Lubang Goa tersebut, kata Cucu, memiliki tinggi sekitar 8 meter dan lebar antara 4 sampai 6 meter dengan panjang lorong sekitar 50 meter. Sedangkan nama Goa Pocong hanya sebutan masyarakat sekitar.

“Mungkin jika sekilas terlihat dari kejauhan bentuknya seperti itu, tapi bukan berarti Goa itu ada Pocongnya. Rencananya, jika disetujui, akan berubah nama jadi Goa Terawang yang nantinya akan ada spot photo dan wisata air,” ucap Cucu kepada Rakyat Bogor, Jum’at (25/2/2022).

Untuk diketahui, lokasi sekitar Goa Pocong merupakan ex eksplorasi tambang jenis limstone yang saat ini menyisakan lahan yang kondisi alamnya sudah tandus akibat  kerusakan lingkungan hidup.

Melihat kondisi inilah masyarakat setempat melalui BUMDes Klapanunggal ingin memulihkan lingkungan hidup melalui penghijauan dan menjadikannya sebagai area Agro Wisata untuk tetap menjaga keseimbangan alam serta pemberdayaan masyarakat. (Sab/Asb)

Tags: ,