Habiskan Miliaran Rupiah Pasar Rakyat Cijeruk Sepi Pengunjung

Foto : Pasar Cijeruk, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.(hrb)

CIJERUK – Pasar Rakyat Cijeruk, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor yang dibangun pada tahun 2019 lalu hingga kini masih sepi pengunjung. Bahkan tak sedikit masyarakat yang menganggap pembangunan pasar yang menghabiskan anggaran sebesar 3,6 miliar rupiah tersebut mubazir.

Tak hanya sepi, beberapa kios pun nampak tutup dan kian memperkuat kesan jika keberadaan pasar ini kurang diminati masyarakat sekitar.

Penyebabnya masih sulit diprediksi. Padahal lokasi pasar itu terbilang strategis berada di tepi jalan Kabupaten serta memiliki area parkiran yang luas. Selain itu, lokasi pasar juga berdekatan dengan pemukiman penduduk.

“Saya sekali-kali datang ke pasar ini, ya hanya sekedar membeli kebutuhan sehari-hari dan itu pun jarang. Hanya sekalian lewat saja. Karena biasanya segala kebutuhan sudah banyak dijual di tempat saya tinggal,” ungkap Tika, warga Cijeruk Selasa (22/6/2021).

Baca juga:  Rusak Sejak Lama, Jalan Ciburuy Tak Juga diperbaiki

Ia pun mengungkapkan alasan lain enggan berbelanja ke pasar ini karena harga dagangan di pasar dengan harga jual di warung-warung biasa tidak jauh berbeda.

“Jadi daripada ke sini pake ongkos, mending belanja saja di warung terdekat aja deh. Dan kalau dipikir-pikir sayang juga ya dibangun dengan anggaran besar tapi jadi kayak mubazir,” katanya.

Deden Jawa, warga lainnya juga berpendapat sama. Pasar yang dibangun untung menampung kelompok tani dan UKM di Kecamatan Cijeruk ini dinilai mubazir dan hanya menghabiskan anggaran saja.

“Kalau tujuan pemerintah daerah membangun pasar ini jelas positif. Namun sepertinya ada yang salah dalam hal pengelolaan atau mungkin ada masalah lainnya. Kami sebagai warga hanya menyayangkan saja, kan anggarannya tidak sedikit tapi kok malah tidak sesuai harapan, setiap hari sepi,” tandas warga Desa Tanjungsari tersebut.(ASH)

Tags: