Isu Pekerja Malam Dibawah Umur, Satpol PP Data THM Limusnunggal

CILEUNGSI-Adanya Tempat Hiburan Malam (THM) di Desa Limusnunggal yang beroperasi di masa pandemi Covid-19, membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kecamatan Cileungsi, ambil langkah untuk mendata beberapa THM yang bahkan disinyalir mempekerjakan anak dibawah umur.

“Sementara ini kita data dulu anak dibawah umur, lalu kita minta menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk menjamin benar atau tidaknya pekerja dibawah umur,” kata Kanit Pol PP Kecamatan Cileungsi, Suryadi kepada rakyatbogor.net, Kamis (14/10).

Dikatakan Suryadi, pihaknya pun meminta pemilik THM untuk tidak lagi membuka usahanya, saat di tengah pandemi. Apalagi sampai mempekerjakan anak dibawah umur.

“Kami berikan imbauan langsung kepada pemilik THM, serta para pekerja hiburan. Apa lagi yang dibawah umur, karena dapat merusak generasi kedepan,” jelasnya.

Baca juga:  Langgar PPKM, Satpol PP Segel THM di Metland Cileungsi

Sementara itu, salah satu pengelola THM, IM berkilah tidak mengetahui adanya aturan yang telah diterapkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor.

“Untuk sementara ini kita akan mengikuti aturan Pemda. Semoga pandemi ini dapat kembali normal, agar usaha dapat berjalan seperti semula,” ujarnya.

Disinggul soal isu yang beredar, ia menampik adanya pekerja anak dibawah umur menjadi Pemandu Lagu (PL) di THM miliknya.

“ Jika pun itu ada, tidak akan saya perbolehkan untuk bekerja di sini,” kilahnya. (FI/As)

Tags: , , ,