Pemerintah Lambat Tangani Jalan Amblas Sholis

Kota Bogor – Amblasnya  jalan Sholih Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, sejak beberapa pekan lalu membuat kendaraan roda empat dan lebih dilarang melintas dan di alihkan melewati underpass mulai Selas (2/11/21). Pihak kepolisian akan menutup jalan protokol tersebut karena terus mengalami penurunan atau amblas sehingga di khawatirkan akan terjadi longsor.

Penutupan dilakukan oleh Wali Kota Bogor bersama pihak Kepolisian saat meninjau langsung kondisi jalan Senin ( 1/11/21).

“Mulai Selasa besok, kendaraan roda empat dan lebih dilarang melintasi Jalan Sholih Iskandar (Sholis), tepatnya berada di depan eks Mall Mega M yang mengalami penurunan atau amblas, selanjutnya kendaraan akan dialihkan melewati underpass,” jelas Bima.

Penutupan jalan dilakukan untuk mengantisipasi terjadi longsoran tanah yang lebih parah. Apalagi saat ini kondisi cuaca  dengan intensitas curah hujan sangat tinggi, sehingga perlu diantisipasi.

“Kami menyampaikan kepada warga Bogor maupun pengguna jalan Sholeh Iskandar untuk mengantisipasi hal tersebut,” ucapnya.

Penutupan jalan Sholis yang amblas hanya bagi kendaraan roda empat dan lebih. Sementara untuk kendaraan roda dua masih diizinkan melintas, tetapi hanya di bagian sisi atau tepi jalan.

Amblasnya jalan tersebut mengakibatkan kondisinya membahayakan. Hal ini, kata Bima Arya, faktor penyebabnya adalah terakhir dibangun sejak tahun 2005, ditambah faktor cuaca dan yang lainnya.

Baca juga:  Pemkot Bogor Minta PT KAI Tunda Penutupan Perlintasan MA Salmun

“Proses penurunannya cepat sekali dan harus ada tindakan yang cepat juga,” Tutur Bima.

Dalam peninjauan tersebut, Bima Arya didampingi perwakilan Kementerian PUPR  Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, Forkopimda serta jajaran aparatur wilayah setempat.

Khusus rekayasa lalu lintas di jalan Sholeh Iskandar yang amblas, Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, AKP Galih Apria menerangkan, penutupan kendaraan roda empat dan lebih, akan dimulai Selasa (2/11/2021), hingga dimulai pengerjaannya. Nanti akan ditutup total ketika pengerjaan dimulai.

“Dampak dari penutupan jalan bagi kendaraan roda empat akan diarahkan ke underpass sehingga akan meningkatkan volume kendaraan. Potensi gangguan dan kecelakaan akan menjadi lebih tinggi juga,” katanya.

Sementara itu, diperoleh informasi kalau amblasnya jalan Sholeh Iskandar sudah terjadi sejak lama dan hanya dibiarkan oleh Pemkot Bogor. Selema ini pemerintah setempat berdalih menunggu proses lelang. Padahal jalan tersebut merupakan jalan nasional dan keberadaanya sangat vital.

Pekerjaan penanganan jalan Sholis yang amblas sudah direncanakan untuk segera dilaksanakan, tetapi harus melalui proses lelang. Pengerjaan ditargetkan mulai awal tahun 2022 dan desain perencanaannya sudah ada  “Semuanya dari Kementerian PUPR,” kata Bima. (dj)

Tags: , ,