Jalan Sepanjang 12.370 Meter di Caringin Dibeton

Caringin – Jalan Sepanjang 12.370 Meter di Caringin Dibeton Kab. Bogor, Pelita Baru Jalan sepanjang total 12.370 meter atau 12,37 kilometer, yang tersebar di 11 Desa se-Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor akhirnya tersentuh pembangunan.

Akses penunjang transportasi warga ini dibeton melalui program politik Bupati dan Wakil Bupati Bogor. Angka itu dipastikan setelah Bupati Bogor Ade Yasin melakukan Kunjungan Kerja ke Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Rabu (3/11/2021).

Dalam kesempatan ini, Ade Yasin menjelaskan, program Samisade ini dirumuskan dalam Pancakarsa salah satunya adalah Bogor Membangun, yaitu bagaimana membangun Kabupaten Bogor jadi maju.

Salah satu sasarannya adalah desa-desa, dimana semua jalan desa harus dibangun betonisasi jalan, untuk mempermudah aksesibilitas perekonomian seperti memasarkan hasil pertanian dengan jarak tempuh yang lebih cepat dan bisa diakses oleh kendaraan roda empat.

“Dari situ timbul lah program visi-misi yang salah satunya adalah desa membangun. Dengan cara membangun infrastruktur desa melalui program Samisade, seperti betonisasi jalan, irigasi, MCK, menara selular untuk desa yang blank spot.

Program Samisade ini kita lakukan dengan padat karya dan gotong-royong untuk membantu perekonomian masyarakat,” katanya.

Adapun Kegiatan Samisade di 11 Desa Kecamatan Caringin, yakni Pembangunan betonisasi jalan sepanjang 1.300 meter, Desa Cimande Hilir, Kp. Bojong Menteng Rt. 07 Rw. 01 dengan anggaran Rp. 1,000,000,000 realisasinya 100%.

Pembangunan betonisasi jalan sepanjang 1.200 meter, Desa Ciderum, Kp. Ciderum Rw. 09 – 06 dengan anggaran Rp. 1,000,000,000 realisasinya 100%.

Betonisasi jalan desa sepanjang 350 meter, Desa Caringin, Kp. Curugdengdeng Rt. 02 Rw. 03 dengan anggaran Rp. 1,000,000,000 realisasinya 100%.

Pembangunan betonisasi jalan desa sepanjang 300 meter, Ciherang Pondok, Kp. Balandongan Rt. 01 Rw. 03 dengan anggaran Rp. 230,000,000 realisasinya 100%, dan pembangunan betonisasi jalan desa sepanjang 1.000 meter di Kp. Limus nunggal Rt. 01 Rw. 05 dengan anggaran Rp. 770,000,000 realisasinya 100%.

Pembangunan jalan desa sepanjang 840 meter, Desa Cinagara, Kp. Babakan Rt. 01 Rw. 06 dengan anggaran Rp. 870,000,000 realisasinya 100%. Dan Pembangunan jalan desa sepanjang 230 meter, Desa Cimande, Kp. Nangoh Rt. 04 Rw. 02 dengan anggaran Rp. 1,000,000,000 realisasinya 100%.

Pembangunan betonisasi jalan desa sepanjang 1.500 meter, Desa Pancawati, Kp. Pasir Kuda Rt. 04 Rw. 04 dengan anggaran Rp. 1,000,000,000 realisasinya 100%.

Jalan desa sepanjang 1.500 meter, Desa Pasir Buncir, Kp. Cipeucang Rt. 03 Rw. 05 dengan anggaran Rp. 1,000,000,000 realisasinya 100%. Pembangunan betonisasi jalan Poros Desa Bendungan – Tajur,bendungan – Caringin sepanjang 1.350 meter, Desa Lemah Duhur, Kp. Bendungan Rt. 04 Rw. 02 dan Kp. Pabangbon Rt. 02 Rw. 06 dengan anggaran Rp. 1,000,000,000 realisasinya 100%. Pembangunan betonisasi jalan desa sepanjang 2.500 meter, Desa Tangkil, Kp. Ciburial Rw. 06, Kp. Loji Rt. 04, 05 Rw. 01 dengan anggaran Rp. 1,000,000,000 realisasi 100%.

Baca juga:  Akibat Remaja Buat Konten, Truk Terlibat Tabrakan di Leuwisadeng

Terakhir, Pembangunan betonisasi jalan desa sepanjang 300 meter, Desa Pasirmuncang, Kp. Dukuh Rt. 03 Rw. 06 dengan anggaran Rp. 250,000,000 realisasinya 100%.

Pada kesempatan ini, Bupati Bogor Ade Yasin juga meninjau langsung lokasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sekaligus memberikan bantuan secara simbolis 15 juta per rumah kepada 12 orang perwakilan dari 12 Desa di Kecamatan Caringin.

Ade Yasin menjelaskan, secara keseluruhan program rehabilitas Rumah Tidak Layak Huni sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten yang tersebar di 40 Kecamatan dan 409 Desa dengan total 2.000 unit rehabilitas RTLH dengan anggaran 15 juta rupiah per rumah.

“Total penerima bantuan sosial Program Rehabilitasi Rutilahu di Kecamatan Caringin tahun 2021 sebanyak 60 Kepala Keluarga. Hari ini kita serahkan bantuan secara simbolis sebesar 15 juta per rumah kepada 12 Kepala Keluarga,” ungkapnya.

Ade juga berjanji, setiap tahun ia akan terus menggulirkan bantuan rehabilitasi Rutilahu untuk masyarakat yang tidak mampu yang kondisi rumahnya rusak. “Kita perbaiki dengan dana 15 juta per rumah,” cetus Ade Yasin.

Cacat Hukum Sementara itu, Program Samisade untuk akselerasi pembangunan infrastruktur desa se-Kabupaten Bogor, justru dikhawatirkan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman. Politisi PPP ini justru akan mengevaluasi pelaksanaan Samisade di 344 desa menggunakan APBD 2021 lebih dari Rp311,8 miliar.

Salah satu yang menjadi masalah dalam pelaksanaan Samisade yakni, lokasi pembangunan infrastruktur namun lahannya bukan aset desa di lokasi pembangunan. Dia khawatir ini akan menjadi temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Karena kan anggarannya besar pasti akan disorot oleh BPK soal penggunaan Samisade ini,” kata Usep, kemarin.

Lebih lanjut, Usep menjelaskan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 38 Tahun 2020 tentang Pedoman Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa, jelas tertuang bahwa setiap objek yang akan dibangun menggunakan Samisade harusbsudah ditetapkan sebagai aset milik desa.

Usep juga mengakui jika ada wacana dari Pemkab Bogor untuk merevisi perbup itu, bahwa objek yang akan dibangun menggunakan Samisade, bisa hanya dengan pinjam pakai lahan milik masyarakat atau pihak swasta.

“Kalaupun perbupnya diubah tidak akan berlaku surut. Ikut saja aturan yang tertuang dalam perbup. Kami juga mau periksa, supaya eksekutif juga bisa evaluasi lah agar bisa lebih baik jangan sampai cacat hukum,” katanya.

Meski begitu, Usep sepat jika Samisade program yang cukup baik untuk mengakselerasi pembangunan di desa. “Iya baik selama penggunaannya juga baik,” kata dia. (fuz/di)

Tags: ,