Jalan Sholis Menuju Cilebut Ditutup Pengemudi: Rekayasa Lalin Terlalu Jauh

Kota Bogor – Perbaikan jalan amblas di Jalan Soleh Iskandar arah Cilebut menuai keluhan dari pengguna roda empat. Mereka mengeluhkan rekayasa lalu lintas yang diterapkan terlalu jauh.

Gerry Geraldine (24), seorang sopir online mengaku, lajur yang arahkan petugas agar bisa masuk ke akses Cilebut terlalu jauh karena dirinya harus memutar hingga lampu merah Tugu Pemuda.

“Saya kan cari makan kejaran dengan waktu. Saya dari arah Cimanggu menuju Cilebut untuk jemput penumpang saya. Karena terlalu jauh, jadi makan waktu,” paparnya, Selasa (2/11/2021).

Beruntung kata pria yang akrab disapa Ambon ini, penumpangnya mengerti saat diberi tahu. Jika tidak, ia khawatir akan diberi nilai jelek lewat aplikasi. “Untung, orang baik dan pengertian. Bagaimana kalau tidak baik, bisa-bisa saya kena suspen,” gumamnya.

Seperti diktehaui, Pemerintah Kota Bogor resmi menutup Jalan Soleh Iskandar arah Cilebut. Namun, untuk masyarakat yang kebingungan jangan khawatir, Tim gabungan Polresta Bogor Kota tengah mengubah rekayasa lalu lintas tersebut.

Hasil Rapat Kordinasi, untuk rekayasa lalu lintas selama perbaikan jalan amblas di jalan Soleh Iskandar ada tiga kesepakatan yang disetujui, yakni Penutupan interchange Arah Cilebut dan hanya dapat dilintasi sepeda motor, Bagi yang mau ke arah Cilebut bisa berputar dahulu ke Simpang Tugu Narkoba kemudian melintasi Jalan Tugu Wates.

Terakhir, disarankan untuk mencari jalan alternatif untuk menghindari penumpukan seperti memanfaatkan akses Budi agung, Kalimurni – Kencana, Fishing Valley ( jl. Raya pemda)

Baca juga:  Berdalih Beda Konsep, Bima Izinkan Holywings

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat. Mengingat kewenangan penanganan Jalan Sholis berada di bawah naungan pemerintah pusat.

“Karena status jalan ini jalan nasional, jadi kewenangannya ada di pemerintah pusat. Tapi sejauh ini kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat soal perbaikan dan penanganan jalan ini,” ujarnya.

Rencananya perbaikan jalan tersebut akan dilaksanakan pada awal 2022 mendatang. Mengingat proses perbaikan harus melalui mekanisme lelang di pemerintahan pusat.

“Pengerjaan ditargetkan mulai awal tahun 2022 dan desain perencanaannya sudah ada. Semua penanganannya dari Kementerian PUPR,” bebernya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, AKP Galih Apria menerangkan, penutupan kendaraan roda empat dan lebih akan dimulai pada Selasa 2 November 2021 besok, hingga dimulai pengerjaannya.

Nanti akan ditutup total ketika pengerjaan dimulai. Dampak dari penutupan jalan bagi kendaraan roda empat akan diarahkan ke underpass sehingga akan meningkatkan volume kendaraan,” ujarnya.

Untuk masyarakat yang terbiasa menggunakan jalan menuju arah Cilebut, akan diarahkan ke jalan yang direncanakan sebagai Stasiun Sukaresmi.

Namun pihaknya tidak memungkiri akan terjadi penumpukkan kendaraan. Sebagai antisipasi jajarannya akan menempatkan personil untuk melaksanakan pengaturan jalan.

“Jalan Sholeh Iskandar merupakan jalan nasional dengan volume kendaraan yang cukup besar. Informasi yang saya dapat pengerjaan perbaikan jalan amblas akan dimulai awal tahun 2022 dengan estimasinya selama enam bulan,” ujarnya. (dmj)

Tags: , ,