Jalur Puncak Dua, Diklaim Solusi Besar Kemacetan Puncak

CISARUA.HRB

Bupati Bogor, Ade Yasin menegaskan bahwa harus ada solusi besar mengatasi masalah kemacetan di kawasan Puncak. Solusinya, yakni membuka jalur baru dengan adanya jalur Puncak Dua.

Hal tersebut ditegaskannya pada acara pertemuan dua daerah yakni Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur, di Melrimba Garden, Jl. Raya Puncak Gadog KM 87, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Sabtu (18/9/2021).

Menurut Ade yasin, sebagai salah satu upaya solusi untuk mengurangi tingkat kepadatan di kawasan Puncak, Pemkab Bogor mengusulkan alternatif melalui pengembangan kawasan Puncak 2, dengan pembangunan jalur Poros Tengah Timur (PTT).

“Rencana jalur Poros Tengah Timur berada di Kabupaten Bogor dan Cianjur, yakni menghubungkan antara Sirkuit Sentul yang berada di akses pintu tol Jagorawi dengan Istana Cipanas yang berada di jalan nasional Puncak-Cianjur serta Cariu yang berada di jalan provinsi ruas Transyogi,” jelasnya.

Jalan Poros Tengah Timur, kata Ade, memiliki peran vital dalam meningkatkan infrastruktur jaringan jalan regional di wilayah Jawa Barat, dan akan menghubungkan wilayah Kabupaten/Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang, serta memberikan manfaat untuk tiga provinsi yakni Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta.

“Berdasarkan hasil kajian, pembangunan jalur PTT akan menciptakan efisiensi jarak tempuh sekitar 16 persen dan menurunnya tingkat kemacetan kawasan Puncak sebesar 50 persen,” terangnya.

Baca juga:  Rusak Sejak Lama, Jalan Ciburuy Tak Juga diperbaiki

Di sebagian titik pada kawasan yang akan dilalui oleh PTT, memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan. Hingga saat ini sudah banyak dibuka kawasan wisata, sehingga jika akses jalan ditingkatkan, akan membagi tujuan wisata masyarakat, tidak lagi terfokus ke Puncak.

“Total perkiraan anggaran biaya yang dibutuhkan adalah kurang lebih sebesar 5 trilyun. Keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, sehingga membutuhkan dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” paparnya.

Orang nomor satu di bumi tegar beriman ini menyebut, kolaborasi yang baik antara pemerintah (pusat, provinsi, kabupaten), swasta, dan masyarakat dalam membangun jalur Puncak Dua.

“Nantinyq akan berdampak signifikan bagi pengembangan kawasan. Bahkan, akan meningkatkan perkonomian masyarakat,” tutupnya.

Untuk diketahui, hadir pada pertemuan tersebut, Bupati Cianjur, Herman Suherman, Ketua DPRD Cianjur, Ganjar Ramadhan, Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf.Sukur Hermanto, Dandim 0608/Cianjur Letkol Kav. Ricky Arinuryadi, Kapolres Bogor AKBP Harun, Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, Ketua Pengadilan Negeri Cibinong Khamim Thohari, Ketua Pengadilan Negeri Cianjur Taufan Rahmadi, Kepala Sub Direktorat Lalu Lintas Transportasi Darat, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, Bram Hertasning, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin, Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor, perwakilan masyarakat Puncak Ngahiji, serta jajaran pemerintah daerah.(HRB)

Tags: , , ,