Kejuaraan Pelajar Petangque Tingkat Nasional Berlangsung di Parungpanjang

Turnamen Cabang Olahraga Petangque tingkat Nasional di lokasi wisata alam Gunung Dago Kecamatan Parungpanjang Bogor

Parungpanjang – Club Dago Petangque (CDP) menggelar turnamen cabang olah raga petangque tingkat Nasional di lokasi wisata alam Gunung Dago Kecamatan Parungpanjang Bogor, menerapkan protokol kesehatan ketat, Sabtu (30/10/2021).

“Turnamen cabang olah raga petangque di ikuti 48 tim dari 16 sekolah tingkat SD, SMP dan SMA dari satu sekolah mengirimkan 3 sampai 6 tim, berasal dari Daerah Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten dan Jawa Timur, “ujar Muhlis ketua panitia pelaksana di lokasi.

Ia mengatakan, kejuaraan pelajar olah raga petangque digagas oleh Club Dago petangque, yang bertujuan ajang mencari bibit atlit petangque.

Menurutnya, turnamen petangque ini tingkat nasional, dari pengelola tempat wisata menyediakan lapangan berukuran 25 X 15 meter dan ada dua lapangan satu lapangan ada 8 lane dan ini sudah setandar nasional.

“Nantinya, bagi para peserta yang menangkan turnamen ini akan mendapatkan hadiah yang disediakan pihak panitia penyelenggara seperti medali, piala dan uang pembinaan, “ujar Muhlis.

“Menggunakan sistem ron robin artinya pembagian ful dalam satu ful ada tiga tim yang nanti diurut menjadi dua terbaik menjadi putaran kedua dengan sistim nok out. Untuk poin penyisihan peserta harus mencapai 11 poin dengan waktu satu jam, “tambahnya.

Muhlis yang juga pengurus Federasi Olah Raga Petangque Indonesia (FOPI) Kabupaten Bogor menyampaikan, olah raga petangque ini merupakan olah raga tradisional asal Francis, kita sudah kenalkan di 40 Kecamatan Kabupaten Bogor termasuk Parungpanjang.

Baca juga:  Polda Jabar Siaga TPPO, Kerja Diluar Negeri Jadi Modus 

“Sudah ada dikembang di Bogor sejak tahun 2017, sudah kami capai di 40 Kecamatan, nah di Parungpanjang sendiri kami awal membentuk club petangque, Alhamdulilah sudah ke tingkat Nasional di Dago ini, “paparnya.

Sementara itu, Pengurus Wisata Alam Gunung Dago Mahpud Saripudin menyampaikan, turnamen petangque dilaksandkan di tempat wisata alam gunung Dago ini sesuai dengan visi misi Bupati, Bogor sport and tourism.

“Sekarang masi dalam kondisi level 3 (tiga) sehingga kita batasi dan prokesnya kita laksanakan, kita juga mewajibkan para peserta dan guru pembimbing yang masuk harus sudah tervaksin duakali, harus memakai masker dan mencuci tangan,”tuturnya.

Lanjut Apud menambqkan, kegiatan olah raga petangque di tempat wisata masuk kategori yang diperbolehkan. Karena, kegiatan olah raga diluar gedung dan harus menjalankan prokes dengan ketat.

“Sebenarnya animo olah raga petangque dari masyarakat dan peserta sangat besar karena berkaitan prokes peserta juga kita batasi dan prokes sesuai Perda Kab. Bogor olah raga di luar gedung diperbolehkan dengan prokes yang ketat, “tandasnya. (yan)

Tags: , ,