Kemarau Panjang, Petani di Nanggung Gagal Panen

gagal panenILUSTRASI: gagal panen

Nanggung, HRB – Kemarau panjang yang melanda wilayah Barat Kabupaten Bogor berdampak pada sektor pertanian. Pasalnya, sejumlah petani di wilayah Kampung Ciketug, Desa Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung tahun ini terancam gagal panen.

 

Menurut informasi yang didapat, puluhan hektar lahan pertanian padi milik warga tersebut tidak terairi air lantaran hujan tak kunjung datang yang berdampak pada sawah tabaman padi yang ditanami sejak dua bulan lalu mengalami kekeringan.

 

Menurut salah satu petani sekitar, Nanang Haerani menjelaskan, bahwa diwilayahnya sudah hampir empat bulan tidak turun hujan menyebabkan 10 hektar lahan pertanian padi di pastikan gagal panen. 

 

“Saat ini warga sedang cemas. karena sungai ke pesawahan kering tidak ada air. Diakibatkan berlangsung hampir empat bulan tidak turun hujan,” kata Nanang Haerani kepada wartawan pada,  Jumat 25 Agustus 2023 kemarin.

 

Menurutnya, tidak banyak yang bisa mereka lakukan, padi yang di persemaian juga tidak sempat di tanam. Mesin Traktor untuk membajak sawah juga sengaja dibiarkan berada diatas sawah yang mengering.

 

Dia menjelaskan, tidak hanya lahan pertanian yang terkena dampak dari kemarau panjang tersebut. Sebagian kampung di wilayah itu juga mengalami krisis air bersih. 

Baca juga:  Festival Musik Jalanan, Musisi Naik Kelas

 

“Disini warga kewalahan memang,  sebagian warga kekurangan air bersih juga,” katanya.

 

Sementara, kepala Desa Pangkaljaya Taufik Sumarna membenarkan bahwa para petani mengeluhkan dampak dari kemarau panjang tersebut. 

 

“Memang wilayah desa kami sudah empat bulan tidak turun hujan, meski berada di dataran tinggi sehingga puluhan hektar pertanian padi milik warga akan gagal panen di tahun ini,” katanya. 

 

Tidak hanya di Desa Pangkaljaya, desa tetangga nya yakni, Desa Kalongliud pun mengalami hal yang serupa.

 

Dimana wilayah itu mengalami krisis air bersih dan meminta bantuan ke Pemerintah daerah untuk  di salurkan air jadi langganan di desa tersebut.

 

“Kalongliud mulai krisis air bersih dan petani banyak yang gagal panen,” kata Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman.

 

Sebagai informasi, beberapa minggu terakhir wilayah barat Kabupaten Bogor tak kunjung turun hujan. Namun, dari pantauan hujan mulai turun pada Minggu, 27 Agustus 2023 sore sekira pukul 18.20 WIB.

 

“Alhamdulillah akhirnya turun juga hujan, iya ini baru turun hujan karena suda berminggu minggu kebelakang ini hujan tidak kunjung turun,” ungkap salah satu warga Kecamatan Leuwisadeng, Riki Adiputra (27/8). (Fex)