Komisi IV DPRD Sikapi Kondisi Kerusakan Jalan Tajur-Hambalang

Jalan Tajur-HambalangKondisi Kerusakan Jalan Tajur-Hambalang.(foto: asb/hrb)

CITEUREUP, HRB – Persoalan Jalan berstatus milik Kabupaten yang menghubungkan Desa Tajur dan Desa Hambalang di Kecamatan Citeureup, nyaris putus akibat longsor beberapa waktu lalu. Longsor itu terjadi lantaran terkikis aliran sungai Ciherang saat banjir.

Hal itu pun kini menjadi perhatian serius Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Teguh Widodo. Saat dihubungi Rakyat Bogor, Rabu (22/6/2022), wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) 1 ini, akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bogor.

Koordinasi itu dilakukan guna memastikan penanganan jalan tersebut agar segera dilakukan perbaikan. “Terimakasih informasinya. Coba minta titik lokasinya saja, biar saya kontak langsung dinas terkait,” kata Teguh yang dihubungi via selulernya.

Saat ini, Teguh mengaku tak bisa memberikan komentarnya secara mendetail. Pihaknya hanya bisa menanggapi sementara, dan menunggu respon dinas yang berwenang di Kabupaten Bogor. “Saya tunggu respon dulu dari Dinas terkait ya,” tutupnya.

Sementara itu, Camat Citeureup Ridwan Said juga menjelaskan akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR sekaligus pengecekan langsung ke lokasi jalan yang nyaris putus itu. “Terimakasih Infonya, kita koordinasikan dan Insya Allah dengan PUPR akan mengecek lokasi,” singkatnya.

Baca juga:  Simpang Citaringgul Jadi Biang Kerok Kemacetan

Sebelumnya, Sutoyo (38) salah satu warga mengaku kawatir bila melewati jalan itu saat musim hujan dan banjir. Namun dirinya terpaksa melintas untuk kegiatan sehari-hari. “Lumayan takut kalau pas banjir, karena lokasinya persis berada di atas sungai,” katanya.

Menurutnya, terkikisnya jalan ini terjadi beberapa tahun lalu saat hujan besar dan mengakibatkan banjir besar, hingga mengikis tepian jalan tersebut. “Kalau gak segera diperbaiki bahaya, bisa mengancam keselamatan pengemudi kendaraan bermotor,” keluhnya.

Senada, Agus (40) pengguna jalan yang melintas membenarkan kekhawatirannya. jalan tersebut memang masih dapat dilalui pengendara motor maupun mobil, namun tepian jalan itu nampak sudah terkikis dan jika dibiarkan akan membahayakan keselamatan.

“Harus segera dilakukan penanganan demi keselamatan bersama. Sebab, jalan ini merupakan akses utama warga Desa Hambalang menuju pasar dan aktivitas lainnya, maupun sebaliknya,” ujarnya. (Asb)

Tags: