Lagi, Arihta Nahkodai PWI Kota Bogor

Kota Bogor – Arihta Utama Surbakti, wakil pimpinan perusahaan Harian Umum Pelita Baru secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor periode 2021-2024 dalam konferensi yang digelar di Aula Mapolresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (2/10/2021).

Ini merupakan yang kedua kalinya, Ari, sapaan akrabnya menjadi nakhoda organisasi para kuli tinta tersebut. Sebelumnya, Ari dipercaya menjabat sebagai Ketua PWI Kota Bogor menggantikan almarhum H Tarwono yang meninggal dunia ditengah masa jabatannya.

Sosok Ari sendiri terbilang sangat mumpuni dalam menggawangi organisasi. Dibawah Ari pula, PWI Kota Bogor sukses membangun kantor sendiri setelah sebelumnya ambruk selama tiga tahun. Tak hanya itu, seperti diakui PWI Jabar, PWI Kota Bogor juga menjadi percontohan sejumlah wilayah dalam setiap kegiatan yang dilakukan seperti pelatihan jurnalistik kepada pelajar, bakti sosial dan ragam acara lainnya.

Dibawah Ari pula, PWI Kota Bogor terus berkembang pesat terutama dalam hal keorganisasian. Buktinya, PWI Kota Bogor mampu melakukan kaderisasi keanggotaan yang dijaring melalui ragam mekanisme sesuai dengan PDRT PWI.

“Saya hanya ingin wartawan Kota Bogor guyub. Karena dengan kebersamaan, kita mampu memberikan sumbangsih terhadap warga dan negara,” tegas Ari saat memberikan sambutan usai resmi dipilih kembali.

Ari juga menjelaskan, selain tetap mempertahankan kebersamaan, ia juga akan berupaya untuk mewujudkan PWI Kota Bogor bukan hanya organisasi tapi juga rumah bagi wartawan yang hingga saat ini belum sepenuhnya terlindungi, baik dari sisi kesejahteraan maupun hukum.

“Karena itu, kita menjalin kerjasama dengan BPJS untuk perlindungan kesehatan, merajut hubungan baik dengan pengusaha perumahan untuk memberikan kesempatan bagi wartawan yang belum memiliki hunian bagi keluarganya dengan biaya yang sesuai kemampuan wartawan serta menjalin kerjasama yang baik dengan berbagai elemen terkait untuk memastikan dan membantu wartawan menjalankan tugasnya dilapangan,” paparnya

Sementara itu, Konferensi PWI Kota Bogor dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim. Konferensi mengambil tema, “Wartawan Benar, Benar Wartawan”, dengan sub tema, Pers Merdeka, Bertanggung Jawab, Terlindungi.

Tak hanya itu, sejumlah pejabat dan tokoh media turut hadir dalam pembukaan konferensi PWI Kota Bogor. Mereka yang hadir adalah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Atang Trisnanto, Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan, Kejari Kota Bogor yang diwakili Kasi Intel, Aryo Wicaksono.

Selain itu ada, Anggota Komisi 4 DPR RI yang diwakili Budi Setywan, CEO Harian Pelita Baru, Danang Donoroso, CEO Radar Bogor, Hazairin Sitepu, Ketua PHRI Yuni Abetalahi, Ketua Kadin Amer Faiq Rusydi, Kepala Cabang BPJS Bogor, Miss Muchtar dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Saeful Bahri.

Baca juga:  Enam Kapolsek Polres Bogor Dirotasi

“Pada pagi ini kita bisa bersilaturahmi konferensi pwi kota bogor saya mewkili wali kota yg saat ini ada di papua mengikuti kegiatan PON, mudah-mudahan dalam kegiayan ini bisa berjalan lancar dan sukses,” kata Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim dalam sambutannya.

Dedie juga bersyukur bisa berkenalan dengan PWI Kota Bogor. “Jadi waktu itu saya ketmu dengan kang arie kesebuah tempat di jalan kesehatan ada bangunan yg rubuh bangunan yg tidak berfungsi dan saat itu tentu saya merasakan dan ikut mendukung semampu kami paling tidak ada perhatian dari kita bisa membantu membangkitkan pwi kota bogor dan terbukti hari ini pwi suah berbeda jadi sudah banyak sekali perubahan,” ucapnya.

Dedie juga mengungkapkan profesi wartawan ini luar biasa nilai pers, nilai profesi wartawan itu terdiri dari tiga pertama ada nilai kejujuran integritas dan setia kepada kebenaran jadi sebagai pilar keempat dari demokrasi.

“Saya pikir sebuah profesi yang sangat practisius. Ada kebakaran bukan menghindar malah mendatangi kan jdi luar biasa hdi harus dilindungi oleh bpjs,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Atang Trisnanto menuturkan goresan pena menuliskan banyak cerita goresan, menceritakan banyak asas goresan pena pun yang bisa menggerakan sebuah bangsa.

“Jadi profesi wartawan ini sungguh luar biasa bisa menuliskan banyak cerita bisa menggerakan sebuah bangsa. Jadi wajar tadi disampaikan ketua pwi kota bogor pwi lahir tidak kurang satu tahun setelah merdeka karena pena yang bisa menggerakan bangsa kita dan saya berharap dengan goresan pena teman teman wartawan khususnya di kota bogor kita bisa menggerakan kota bogor bangkit dari pandemi covid19,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, lanjut Atang, jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota bogor menyampaikan apresiasi sebesar besarnya kepada seluruh satgas dan tim pwi kota Bogor yang sangat luar biasa selama tiga tahun mengalami kemajuan yang begitu pesat dan bisa menambah informasi kepada warga kota bgr.

“Kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya konfeensi hari ini kemarin, kita memperingati hari kesaktian pancasila semoga pancasila selalu mengakar di kehidupan sehari hari dan ini adalah kesaktian PWI Kota Bogor,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat, menjelaskan wartawan ini hampir 250.000 yang menjadi anggota pwi. Hanya 16.000 tidak mencapai 10 persen dan yang sudah terverifikasi kompetensi wartawan itu tidak mencapai 70 persen

“Makanya minggu lalau saya bertemu pak gubernur Kemudian saya sedang mendapat lapiran yg mengaku ngaku wartawan diadaeeah banyaj kpl sklah yg takut dngn wartawan nah tugas pwi itu memverifikasi media,” imbuhnya. (Fuz)

Tags: , ,