Lumbung Padi Sangat Diprioritaskan Petani

Tanjungsari – Bupati Bogor Ade Yasin mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Pertanian RI yang telah memberikan bantuan kepada Kabupaten Bogor berupa satu unit lumbung padi.

“Mudah-mudahan bantuan lumbung padi ke depan bisa diberikan lagi dengan jumlah yang lebih besar mengingat luas dan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang sangat besar mencapai 5,5 juta penduduk dan terdapat 40 Kecamatan,” katanya usai melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Tanjungsari, Senin (15/11/2021).

Lumbung pangan ini, kata Ade, sangat dibutuhkan masyarakat petani, sehingga ini harus jadi prioritas dan pihaknya akan terus merealisasikan.

“Dulu saya pernah datang ke sini ada permintaan dari Gapoktan, Alhamdullah di sini sudah dibangun empat lumbung pangan yang dibangun dengan APBD. Ini kita lakukan untuk memfasilitasi kebutuhan para petani, sehingga mereka bisa lebih mudah dalam memasarkan produk pertaniannya,” tutur Ade Yasin.

Baca juga:  Kekeringan, Bupati Minta Depo Air Curah Perhatikan Warga

Menurut Ade Yasin, lumbung padi tersebut selain untuk menyimpan cadangan pangan juga dapat mengantisipasi apabila ada paceklik, serta jadi tempat penyimpanan padi saat panen raya sebelum hasil panen terdistribusikan.

“Tentunya lumbung ini menjadi tempat yang aman untuk menyimpan hasil panen raya,” tegas Bupati Bogor.

Selain itu, lanjut Bupati Bogor, saat ini masyarakat Kabupaten Bogor sudah memanfaatkan beras lokal bahkan ASN sudah diwajibkan per ASN itu minimal mengkonsumsi beras asli Kabupaten Bogor atau beras Carita Makmur sebanyak 5 Kg. Bahkan kini sudah dikerjasamakan dengan PD Pasar Tohaga.

“Perputarannya sangat bagus, ini kita lakukan untuk memaksimalkan potensi yang ada, serta dalam rangka mendukung program Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045. Kabupaten Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan tahun 2024 akan berupaya menambah lebih banyak lumbung padi,” tandasnya.(Asb)