Optimalisasi RPJMD, Pemkab dan DPRD Garap Perubahan APBD

Optimalisasi RPJMD, Pemkab dan DPRD Garap Perubahan APBD

Cibinong, HRB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat membahas perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2023 dengan target optimalisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD tahun 2018-2023.

“Melihat perkembangan kinerja program kegiatan dan dinamika kebijakan tahun 2023, maka dipandang perlu untuk melakukan perubahan,” kata Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor Iwan Setiawan kepada wartawan, Rabu (23/8/2023).

Ia mengungkapkan beberapa alasan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), diantaranya penyesuaian terhadap rasionalisasi belanja daerah sebagai akibat dari proses hasil evaluasi pelaksanaan kinerja selama semester satu tahun berjalan.

Kemudian, penyesuaian terhadap belanja daerah yang berasal dari pendapatan transfer. Lalu, penyesuaian sub kegiatan sebagai kebutuhan perangkat daerah dalam mencapai target kinerja.

Selanjutnya, penyesuaian kembali target kinerja daerah dan perangkat daerah tahun 2023 yang berkonsekuensi pada pergeseran, penambahan, pengurangan, dan penghapusan anggaran.

Iwan mengemukakan alasan lainnya, penyesuaian pendapatan daerah yang diterima daerah sepanjang semester satu 2023. Kemudian, adanya pembiayaan daerah berupa pemanfaatan Silpa 2022 yang belum dimanfaatkan dan harus digunakan pada 2023. Terakhir, yaitu adanya ketentuan pencairan dana cadangan untuk persiapan pelaksanaan Pemilu yang dimulai pada semester dua tahun 2023.

Baca juga:  DPRD "Pelototi" Proyek THM Holywings

Iwan menyebutkan tema pembangunan Pemkab Bogor pada perubahan KUA dan PPAS 2023 masih sama dengan sebelum perubahan yaitu, “Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan Pancakarsa Dalam Rangka Mewujudkan Kabupaten Termaju, Nyaman dan Berkeadaban”.

Ada lima prioritas pembangunan diantaranya, meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, meningkatkan daya saing perekonomian daerah dan pelayanan publik, meningkatkan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan, serta meningkatkan ketertiban dan kenyamanan masyarakat berdasarkan nilai-nilai keagamaan dan berkeadaban.

Diketahui, pada akhir November 2022, DPRD Kabupaten Bogor menetapkan angka APBD tahun 2023 sebesar Rp9,14 triliun dalam rapat paripurna bersama Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Postur APBD 2023 Kabupaten Bogor terdiri dari target Pendapatan Daerah sekitar Rp8,5 triliun, kemudian belanja daerah ditarget Rp9,14 triliun. Kemudian, terdapat defisit anggaran sekitar Rp642 miliar telah tertutupi oleh pembiayaan netto. (Cky)