Pandemi,Pedagang Pasar Jonggol Menjerit 

Foto: Pasar Jonggol.(HRB)

JONGGOL – Sejak pandemi Covid -19 mewabah di Kabupaten Bogor, berbagai sektor penting termasuk perekonomian mengalami goncangan yang cukup signifikan yang salahsatunya dirasakan para pedagang Pasar Jonggol mengaku turunnya daya beli masyarakat baik  primer maupun kebutuhan yang bersifat sekunder.

Data yang dihimpun, para pedagang pasar jonggol ini menjerit akibat omset penghasilan dirasa menurun drastis hingga 60 persen seperti  pedagang yang sifatnya barang dan jasa.

Uum (35) pedagang seragam sekolah pasar ini, mengeluhkan kurangnya daya beli saat pandemi ini, bahkan dirinya mengaku adanya penurunan omset  drastis hampir 87 persen.

“Biasanya musim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ramai yang beli seragam, tapi sekarang hampir jarang yang beli,” ujar Uum, saat ditemui HRB, Senin (28/06/2021).

Hal serupa dikatakan Udin (40) mengaku jika pedagang di pasar ini banyak yang memiliki tutup kiosnya, dikarenakan dampak dari daya beli masyarakat yang berkurang.

Baca juga:  DPD Dorong DOB Wilayah Jabar Segera Direalisasikan

“Bahkan banyak yang tutup usahanya disini, sedangkan kita sebenarnya disini pusatnya perekonomian ada di Kecamatan Jonggol,” kata Udin.

Menanggapi ini, Pengelola Pasar Jonggol, Cecep Dadang menjelaskan jika kondisi yang dialami perdagangan merupakan imbas dari pandemi Corona virus yang dirasa sangat signifikan.

“Memang saya akui mereka keluhkan saat  tentang omset penjualannya padahal  berbagai upaya sudah kami lakukan,” kata Cecep.

Dijelaskan Cecep, untuk perhatian dari pemerintah Kecamatan Jonggol sudah  memfasilitasi jalan vaksinasi para pedagang. Sedangkan terkait banyak keluhan dari para pedagang, pihaknya  berharap adanya dorongan dari pemerintah kabupaten untuk memberikan edukasi dan perhatian khusus.

“Untuk zona sendiri pasar jonggol masih dalam zona kuning. Bahkan pasar tetap melakukan prokes kesehatan dengan ketat dengan 5 M nya, seperti selalu menjaga jarak memakai masker mencuci tangan dan mengurangi mobilitas,” tutupnya.(Epul/As)

Tags: , ,