Permainan Egrang Masih Diminati Bocah di Kampung Glewer

Babakanmadang – Egrang atau Engrang adalah tongkat panjang yang terbuat dari bambu di mana seseorang bisa berdiri di atasnya, kemudian berjalan dalam jarak atau waktu tertentu. Permainan anak-anak ini merupakan permainan tradisional sejak zaman dahulu kala. Namun seiring perkembangan zaman, mulai hilang. Tapi, permainan egrang ini masih ada dan diminati anak-anak seperti di Kampung Glewer Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang.

“Mainnya gampang-gampang susah. Karena ini butuh keseimbangan badan untuk bisa memainkannya,” kata Soleh (15) bocah yang masih duduk di bangku SMP itu, saat ditemui wartawan, Senin (22/11/2021)

Menurutnya, alasan permainan ini masih diminati meski sudah di zaman modern saat ini, selain murah meriah juga dapat menyehatkan badan.

“Permainan yang sekarang kan mahal-mahal. Kalau egrangkan murah, cuma dibuat dari bambu yang tinggal pangkas di perkampungan saya,” ujar Soleh.

Baca juga:  145 Warga Kota Bogor Positip Covid-19

Hal serupa dikatakan Ahmad (12), jika permainan egrang masih banyak diminati anak-anak di kampungnya. Jika tidak bisa membuat egrang, maka ada yang menjualnya dengan harga cukup murah.

“Harganya murah cuman 20 ribu bisa pake sepuasnya dan awet,” tuturnya sembari memainkan egrang tersebut.

Untuk diketahui, pada mulanya, Egrang ini merupakan olahraga atau permainan tradisional yang jika diteliti, cukup sulit untuk menemukan dari mana asal mulanya, tetapi beberapa peneliti mengatakan permainan ini sudah ada sejak zaman dahulu kala.

Permainan Egrang ini sebenarnya cukup unik dan cukup menguras tenaga. Karena pemain harus terampil dalam menjaga keseimbangan tubuh dan berjalan dengan stabil di atas tongkat bambu panjang. (Asb)

Tags: ,