Polresta Bogor Kota Berhasil Mengungkap Kasus Judi Online Terkait Aliansi Geng Motor

BOGOR KOTA – POLRESTA Bogor Kota berhasil mengungkap kasus judi online yang terkait dengan salah satu aliansi geng motor di wilayah tersebut. Penangkapan dilakukan terhadap 256 orang yang diduga terlibat dengan geng motor.

Dari penyelidikan terhadap para tersangka, salah satu orang dengan inisial S dari aliansi Tim Kaciu diketahui terlibat dalam praktik judi online. Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, mengungkapkan bahwa pelaku ini mulai memasarkan judi online sejak November 2023 hingga Maret 2024.

“Pelaku telah melakukan aksinya dalam judi online selama periode tersebut,” kata Kombes Bismo pada konferensi pers Senin, 25 Maret 2024

Dari praktik judi online tersebut, pelaku berhasil memperoleh keuntungan sebesar Rp1.500.00 per bulan, yang kemudian digunakan bersama teman-temannya.

“Modus operandi pelaku melibatkan promosi tiga kali sehari melalui akun Instagram milik Kaciu Bogor,” tambahnya.

Baca juga:  Cegah Kawin Kontrak, MUI Minta Bupati Buat Aturan Tegas

Pelaku dijerat dengan Undang-undang perjudian dan Undang-undang ITE pasal 45 ayat 3 UU RI nomor 1 tahun 2024 tentang transaksi elektronik, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp10 miliar.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Luthfi Olot, menjelaskan bahwa uang keuntungan dari judi online tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi pelaku dan kegiatan geng motor.

“Pelaku menggunakan uang tersebut untuk kepentingan kelompok mereka, termasuk pembelian minuman keras dan kegiatan nongkrong,” jelasnya.

Untuk meningkatkan pendapatan, pelaku juga tengah mengajukan satu akun Instagram lainnya untuk mempromosikan judi online tersebut.

“Anggota geng motor ini mengetahui bahwa admin akun tersebut mengelola judi online, bahkan mereka tengah mengajukan satu akun Instagram lagi untuk mendapatkan tambahan penghasilan,” tambah Luthfi Olot.

Tags: , ,