Polresta Bogor Kota Mengungkap Pembunuhan Sadis di Tanah Sareal

BOGOR KOTA, RBN – POLRESTA Bogor Kota berhasil mengungkap detik-detik tragis di balik pembunuhan Nurul Azmi (26 tahun) oleh Reyza Maulana (28 tahun). Peristiwa mengerikan ini terjadi di Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal. Motif di balik aksi pembunuhan tersebut ternyata adalah penolakan Nurul Azmi terhadap keinginan Reyza Maulana untuk rujuk.

Kompol Wahyu Maduransyah Putra, Kabagops Polresta Bogor Kota, menjelaskan bahwa ibu dan adik kandung tersangka Reyza Maulana pertama kali mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar jeritan dari dalam rumah. Mereka berusaha membuka pintu yang terkunci, dan setelah berhasil membukanya bersama ayah pelaku, Ahmadi, mereka menemukan Nurul Azmi tergeletak tak bernyawa di dalam kamar.

“Sebelum kejadian tragis itu, Reyza Maulana dan Nurul Azmi sempat tidur bersama di dalam rumah. Namun, Reyza Maulana meminta untuk berbaikan setelah pertikaian yang merenggangkan hubungan mereka. Namun, permintaannya ditolak oleh Nurul Azmi, yang memicu kemarahan Reyza Maulana,” ujar Kompol Wahyu.

Baca juga:  Polisi dan Satgas Covid 19 Kota Bogor Kembali Berlakukan Gage

Lanjut Kabagops, dalam keadaan emosi, Reyza Maulana memutilasi Nurul Azmi dengan menggunakan obeng yang ada di lemari. Hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa motif pembunuhan ini adalah sakit hati karena penolakan Nurul Azmi terhadap ajakan rujuk Reyza Maulana.

“Keluarga dari pihak Reyza Maulana melaporkan kejadian ini kepada kepolisian, yang kemudian berhasil menangkap tersangka beberapa jam setelah kejadian,” pungkasnya.

Kompol Wahyu juga menyatakan, atas perbuatannya, Reyza Maulana kini dihadapkan pada ancaman hukuman berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 Pasal 44 ayat 3 tentang kekerasan fisik yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, atau Pasal 338 tentang pembunuhan.

Tags: , , , ,