PPDB Online Jalur Afirmasi Tahap Satu di SMAN 1 Cibungbulang Masih Berjalan

Foto : Suasana PPDB online di SMAN 1 Cibungbulang pada, (15/6).(Fahri/HRB)

CIBUNGBULANG – Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online 2021 jalur Afirmasi tahap satu di Sekolah SMAN 1 Cibungbulang saat ini masih berjalan. Meskipun sampai saat ini kendala jaringan tidak terlalu menjadi masalah, namun masih banyak orang tua siswa yang datang ke sekolah itu.

 Menurut Ketua Panitia PPDB  SMAN 1 Cibungbulang tahun ajaran 2021-2022, Indriyani mengatakan orang tua siswa yang datang ke sekolah ini, selain mereka masih bingung harus mendaftar pada jalur mana. Juga, mereka datang ke sekolah untuk melengkapi data yang saat melakukan pendaftaran secara online tidak bisa terinput.

 “Kalau masalah jaringan untuk PPDB tidak ada masalah, mereka (orang tua Siswa) yang datang ke sekolah ini selain konsultasi juga datang untuk melengkapi data yang tidak bisa diinput saat pendaftaran secara online,” kata Indriyani, Selasa (15/6/2021).

 Indriyani menambahkan sejauh ini SMAN 1 Cibungbulang sudah mempersiapkan segalanya secara matang mulai dari jaringan hingga kesiapan para operator dan protokol kesehatan.

 “Kita juga telah membuat grup antara operator sekolah ini dengan sekolah SMP hal itu untuk memudahkan koordinasi ketika ada kendala,” imbuhnya.

Baca juga:  Triton Pabrik Benang Bedah Halal Pertama di Indonesia Merambah Pasar Internasional

 Indriyani mengatakan setelah tahap satu jalur Afirmasi untuk tahap dua yang akan dilaksanakan pada 25 Juni mendatang itu jalur Zonasi.

 “Sementara untuk kuota tahun ajaran 2021- 2022 SMAN 1 Cibungbulang telah memiliki 12 rombel atau rombongan belajar yang sebelumnya tahu lalu hanya 9 rombel dengan total siswa baru yang akan diterima untuk tahun ini sekitar 432 siswa,” bebernya.

 Sementara salah satu orang siswa yang mendapatkan anaknya ke sekolah SMAN 1 Cibungbulang Siti Khodijah  (39) mengatakan dia datang sekolah untuk melengkapi nilai rapor anaknya. Pasalnya saat melakukan PPDB online untuk input nilai rapor tidak bisa dilakukan.

 “Sehingga saya datang ke sini, karena memang nilai rapor kemarin dari sekolah asal kebetulan asal saya di Jakarta dan memilih rumah di Citoh Cibungbulang,” katanya.

Sementara terkait diterima atau tidaknya ia berharap anaknya tersebut bisa masuk ke sekolah SMAN 1 Cibungbulang. (Fahri)