PPE Akui Kesalahan Realiasi Samisade Penghubung Jalan Desa Ini

Jalan Desa Penghubung Desa Lulut dan Leuwi Karet Kec.Klapanunggal, yang sebelumnya direvitalisasi Hotmix oleh PT.PPE dari program Samisade, sudah amblas meski baru 1 bulan.

KLAPANUNGGAL.HRB

Pengerjaan revitalisasi jalan Desa Lulut dan Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal, dengan menggunakan anggaran program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang terkesan asal-asalan serta tanpa Standar Operasional Prosedur (SOP), diakui oleh PT. PPE.

Pasalnya, selain tidak sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis). Tenaga ahli yang dipekerjakan pada proyek tersebut juga diragukan.

Terlihat secara kasat mata, fisik program pembangunan tevitalissi jalan hotmix dari program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang dikerjakan oleh PT. PPE menuai persoalan. Bahkan kurang lebih Satu bulan lalu, jalan selesai dikerjakan namun terpantau rusak kembali.

“Nanti segera kami perbaiki, karena masih garansi,” kata Pelaksana lapangan dari PT PPE, Sandy kepada rakyatbogor.net, Kamis (02/09/2021).

Sandi mengaku, sudah melakukan survei lokasi dan mengcek langsung untuk melihat kondisi adanya hal itu. Dan berjanji segera memperbaikinya, karena sudah sesuai kesepakatan.

“Jika dalam waktu 4 bulan usai pengerjaan terdapat kerusakan, masih menjadi tanggung jawab kami,” jelasnya.

Sebelumnya, kata Sandi, TPK juga sudah melaporkan hal itu pada PT. PPE dan sudah disampai bahwa itu masih tangung jawab PT. PPE. Dalam suatu pekerjaan pasti tidak ada yang seratus persen bagus, artinya dalam hal ini pihaknya mengakui ada kemungkinan sedikit kesalahan.

Jalan Desa Penghubung Desa Lulut dan Leuwi Karet Kec.Klapanunggal, yang sebelumnya direvitalisasi Hotmix oleh PT.PPE dari program Samisade, sudah amblas meski baru 1 bulan.

“Kami akui kemungkinan ada kesalahan dari kami, dalam hal pemadatan masih ada celah kerusakan. Tapi yang pasti dalam melaksanakan pekerjaan tersebut kami menjamin sudah melakukan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) serta sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),” tukasnya

Baca juga:  RK Sesumbar TPPAS Lulut Nambo Siap Beroperasi

Kepala Desa Lulut, Udin membenarkan adanya kerusakan jalan di desanya. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan PT.PPE, untuk dilakukan pembenahan ulang.

“Saya udah mengetahui persoalan ini, dan sudah melaporkan ke PT. PPE melalui Sandy atau pun Darda, ihwal terkait kerusakan jalan yang dikerjakan PT. PPE tersebut,” kata Kepala Desa Lulut, Udin saat dikonfirmasi rakyatbogor.net, Kamis (02/09/2021).

Menurut Udin, sudah jauh hari pihaknya melaporkan hal ini ke pihak PPE, bahkan sebelum media konfirmasi hal ini, pemdes sudah menginformasikannya pada pihak PT.PPE.

“Dalam realisasinya, kami pihak pemdes selalu standby untuk mengontrol proses pengerjaan. Dengan melibatkan semua unsur BPD, LPM, karang taruna, ormas dan lainnya,” tambah Udin.

Perangkat desa pun, kata Udin, dilibatkan untuk mengawal dan memantau pekerjaan jalan tersebut dari awal realisasi hingga selesai. Amblasnya jalan yang dihotmix tersebut, sebelumnya ada pelebaran jalan sekitar 60 cm, urugan bahu jalan.

“Sebelum hotmix jalan, dilakukan pengerjaan drainase terlebih dulu, sehingga otomatis dalam pengerjaan drainase digali dan bekas galian tersebut dipadatkan lagi dengan alat oleh pihak PPE, dan juga kultur tanahnya yang labil sehingga mengakibatkan amblasnya sebagian jalan tersebut,” tutupnya.(Fik/As)

Tags: , ,