Proyek Samisade Desa Karanggan Disinyalir Asal-asalan dan Terkesan Dipaksakan

Foto: Proyek Samisade Desa Karanggan yang diduga dikerjakan asal-asalan dan terkesan dipaksakan. (Frn/Fix).Hrb

GUNUNG PUTRI-Proyek Samisade di Desa Karanggan Kecamatan Gunung Putri, yang direalisasikan pada pembangunan Drainase di RW 06, 07 dan 08 tahap 1 dan 2 senilai Rp.700 Juta, diduga dikerjakan asal-asalan dan terkesan dipaksakan. Hal ini dikatakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Amanat Perjuangan Rakyat (Ampera), berdasarkan pantauan di lokasi.

“Berdasarkan pantauan dilapangan, seharusnya kalau memang pengerjaanya bagus dan berpengalaman, itu harus dibendung dulu. Dibendung dari hulu aliran, supaya nantinya bisa maksimal, tapi ini nggak,” kata LSM Ampera , Khoirul kepada HRB, Selasa (24/08/2021).

Menurutnya, dari nilai anggaranya terbilang fantastis. Selain terkesan asal – asalan, di lapangan diduga kuat minimnya pengawasan dan ada pembiaran oleh pihak terkait, menjadi pemicu sehingga dalam pelaksanaanya disinyalir terkesan amatiran.

Baca juga:  Sedekah Bumi Warga Cikahuripan Sebagai Wujud Rasa Syukur

“Melihat dari besaran anggaran biaya pada pagu anggaran, tidak ada alasan bagi pelaksana untuk tidak mengedepankan mutu dan kualitas dalam jangka panjang. Ini supaya tidak ada kesan jauh dari azas manfaat bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.

Selain itu, SOP pemasangan papan proyek terkesan lalai dengan salah mencantumkannya, hal inipun diakui pihak TPK desa adanya kesalahan Settings. Seperti masa kerja dan pelaksana tidak tercantum masyarakat. Padahal dari program samisade ini, jelas diutamakan oleh Bupati Bogor warga setempat.

Menanggapi ini, Kades Karanggan, Adang yang dikonfirmasi belum bisa memberikan komentarnya.(Frn/Fik)