Proyek Taman Tematik Rumpin, Tokoh Pemuda Minta Dikerjakan Serius

Taman Tematik RumpinProyek Taman Tematik Rumpin

Rumpin, HRB

Meskipun proyek pengerjaan Taman Tematik Rumpin sudah mulai dikerjakan sejak beberapa hari lalu oleh salah satu perusahaan penyedia jasa, yang berhasil memenangkan tender sebesar Rp 961 juta lebih itu. Namun, beberapa elemen masyarakat di Kecamatan Rumpin justru ada yang tidak ataupun baru mengetahui perihal pengerjaan taman tersebut.

Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan (Kasi Ekbang) Kecamatan Rumpin, Suhana mengaku, pihaknya tidak terlalu mengetahui garis besar pembangunan proyek taman yang menggunakan dana APBD tahun anggaran 2023 tersebut.

“Kalau saya sendiri belum terima SPMK. Lagipula kalaupun ada RAB saya nggak akan bisa baca dan kasih penjelasan. Tapi rencananya ada taman bermain anak, mushola dan lainnya,” aku Suhana belum lama ini dilansir dari Bogor-Kita.com.

Sementara,  Camat Rumpin Ade Zulfahmi yang memang telah mengetahui adanya pengerjaan proyek taman tematik itu, terkesan enggan memberikan keterangan terkait hal tersebut.

Disisi lain, Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) mengatakan bahwa proyek tersebut menjadi kegiatan proyek yang dinantikan warga masyarakat pasalnya taman ini akan menjadi ikon baru di Kecamatan Rumpin.

“Kami sangat menyambut baik rencana pembangunan taman tematik di Kecamatan Rumpin, karena bisa memberi nilai positif dan akan menambah estetika di Kecamatan Rumpin,” ujar Wildan Muholad Ketua Umum HMR, Kamis, 6 Juli 2023 lalu.

Ia menambahkan, sudah sangat sepantasnya Kecamatan Rumpin membenahi diri dan mempercantik tatanan wilayah Di Kecamatan Rumpin, sehingga Rumpin tidak lagi dicap sebagai kecamatan ngebul (berdebu) dan jalan rusak.

Baca juga:  Pandemi, PON XX Atlit Kabupaten Bogor Raih 34 Medali Emas

Untuk mewujudkan agar semua dikerjakan profesional, transparan dan maksimal, maka diperlukan sinergitas yang kuat dari beberapa pihak terkait. Sebab pembangunan taman tematik ini bukan pertama kali direncanakan.

“Kami meminta agar perusahaan pemenang tender proyek taman tematik ini bekerja secara baik dan jangan sampai mangkrak,” imbaunya.

Hal senada juga diutarakan tokoh pemuda Rumpin, Ibnu Sakti Mubarok, yang meminta agar proyek dikerjakan sesuai visi misi Panca Karsa. Jangan sampai dikerjakan asal – asalan.

“Dengan adanya kegagalan lelang tender pertama ini semoga jadi bentuk keseriusan pembangunan agar para petarung tender proyek ke depan tidak bermain main asal asalan, apalagi mengurangi enam prioritas spek pembangunan,” ujar Sakti, sapaan akrabnya.

Sebelumnya, proses lelang tender proyek taman tematik ini sempat gagal karena tidak cukup persyaratan. Namun setelah dilakukan lelang tender ulang, akhirnya proyek tender pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor ini berhasil dilaksanakan dengan sumber dana APBD tahun anggaran 2023. Pantauan awak media, pekerjaan proyek tender bernilai hampir 1 Miliar ini sudah dilakukan beberapa hari. Di lokasi proyek terlihat kontraktor telah membuat direct sheet dan terpampang pula papan proyek.*/Axl

Tags: