PTM Sudah Digelar, Dewan Minta Evaluasi

Kota Bogor – Satu bulan sudah Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA digelar, namun begitu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendi­dikan (Disdik) diminta terus melakukan evaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan PTM di berba­gai sekolah.

Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Endah Purwanti menyebut evaluasi harus tetap dilakukan mengingat wabah Covid-19 belum benar-benar berakhir.

Karena itu, politisi Partai Keadilan Se­jahtera (PKS) itu pun dengan tegas meminta Disdik terus melakukan evaluasi dan mo­nitoring terhadap sistem PTM di berbagai sekolah di Kota Bogor. “Jangan sampai kita lengah, sehingga ada kasus yang muncul. Kami juga akan turut mengawasi sekolah-sekolah agar siswa-siswi bisa belajar dengan tenang,” katanya saat rapat kerja dengan Pemkot Bogor ter­kait Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022, belum lama ini.

Baca juga:  Bangun Generasi Milenial Religi, Siswa  SDN Parakan Muncang Gelar Lomba Pildacil dan MTQ

Selain itu, pihaknya juga menyoroti persoalan tawu­ran yang masih terjadi di Kota Bogor. Endah pun me­minta koordinasi antar-sta­keholder dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Satgas Pelajar, hingga Kantor Cabang Dinas (KCD) Pen­didikan Provinsi Jawa Barat untuk terus ditingkatkan.

“Masalah tawuran pelajar juga masih menjadi perha­tian khusus Komisi IV DPRD Kota Bogor. Dimana koordi­nasi dengan MKKS, Satgas Pelajar, dan KCD Pendidikan Provinsi Jawa Barat akan terus ditingkatkan agar ter­jalin komunikasi yang baik,” ujarnya.

Pihaknya sangat berharap Kota Bogor bisa menyandang predikat zero kasus tawuran dan menjadi Kota Bogor. “Tentu target kami adalah Kota Bogor zero tawuran dan menjadi Kota Pendidikan,” tutup Endah.

Diketahui, Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran untuk sektor pendidikan para RAPBD Kota Bogor 2022 sebesar Rp491 miliar. (djm/*)

Tags: , ,