Puluhan Siswa SMPN 2 Sukamakmur Belum Tervaksin, Ada yang di Bawah 12 Tahun

Sukamakmur – SMPN 1 Sukamakmur masih ada beberapa siswa yang belum mendapatkan vaksin. Dari 530 siswa di sekolah itu, kurang lebih 20 siswa yang belum mendapatkan vaksin Covid-29, untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Hal itu dikatakan pihak sekolah setempat, Senin (22/11/2021).

Wakil Kepala SMPN 1 Sukamakmur, Cucu  mengatakan ada beberapa sebab puluhan siswanya itu belum divaksin. Ada yang tidak diizinkan orang tuanya karena banyaknya warga yang masih awam, maupun umur siswa yang belum mencapai 12 tahun.

“Tapi secara umum, 90 persen siswa disini sudah divaksin,” ujarnya, Senin (22/11/2021).

Dia mengaku, PTM di sekolahnya baru berjalan 1 bulan, dan sebelumnya sudah mendapat persetujuan dari Muspika Sukamakmur maupun Dinas Pendidikan. Karena, wilayah Sukamakmur masuk zona hijau.

“Kami juga selalu terapkan prokes ketat. Seperti menyediakan alat cuci tangan dan cek suhu tubuh oleh petugas, maupun penyediaan masker bagi siswa yang tidak mengenakan masker,” jelas Cucu.

Dalam pelaksanaan PTM, pihaknya menyiasati dengan jumlah siswa yang terbatas. Dari yang sebelumnya full, kini hanya separuhnya.

Baca juga:  Proyek Rel Ganda Akibat Jalan Rusak

“PTM setiap harinya digilir. Contoh dari jumlah siswa setiap kelasnya 40 anak, kini hanya 20 siswa saja. Jadi yang hari ini masuk tatap muka, nanti yang sisanya lewat pembelajaran Daring dan sebaliknya begitu terus digilir,” tukasnya.

Cucu melanjutkan, terkait beberapa siswanya yang belum tervaksin, pihaknya akan terus melakukan berbagai terobosan agar siswanya bisa tervaksin secara menyeluruh.

“Kami juga tak bosan untuk bekerjasama  dengan pihak desa maupun dinas kesehatan, untuk terus berupaya mensosialisasikan bahwa vaksin itu sangat penting dan dijamin aman serta halal,” tutupnya.

Sementara itu dari pantauan di lapangan, disayangkan banyak siswa didik di sekolah ini yang nakal tidak mengenakan masker. Hal ini pun menjadi tanggung jawab pihak sekolah, untuk tidak bosan dalam menerapkan disiplin Prokes sebagai upaya meminimalisir angka penularan Covid-19 ( Asb)