Puluhan Wanita Penghibur Terjaring Razia Pol PP

Foto : Satpol PP Kabupaten Bogor melaksanakan penertiban Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Sabtu (26/06/2021) dini hari.(hrb)

Cibinong – Puluhan perempuan penghibur terjaring Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, yang melaksanakan penertiban Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Sabtu (26/06/2021) dini hari.

Terjaringnya puluhan wanita malam tersebut, menurut Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Satpol PP, Rhama Kodara didapatkan timnya ketika menggelar operasi di dua titik yang berada di wilayah Kecamatan Cileungsi.

“Ada total 28 perempuan penghibur yang kami jaring pada kegiatan kali ini. Empat (4) orang merupakan perempuan seks komersial (PSK) yang berada di Blok Cokelat Desa Limusnunggal, dan juga 24 perempuan penari jaipong di lokasi yang sama kedapatan sedang menemani tamu,” ungkap Rhama.

Rhama menambahkan, dari puluhan wanita penghibur yang terjaring tersebut. Disinyalir beberapa diantaranya masih berusia di bawah umur. “Dilihat dari umur, beberapa orang yang kita razia itu, kemungkinan masih dibawah 20 thn bahkan mungkin ada yg dibawah usia 17 thn,” tambahnya.

Baca juga:  Satpol PP Kabupaten Bogor Segel Galian Ilegal Sukamakmur

Kasi Ops juga mengatakan, selain menjaring perempuan penghibur. Pihaknya juga menutup tempat hiburan malam (THM) yang berada di kawasan Metland Jalan Transyogi Cileungsi masih beroperasi saat pemberlakuan PPKM Mikro diterapkan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“THM ini kami tutup karena melanggar aturan PPKM dengan tetap beroperasi serta diberikan sanksi administrasi atau denda PPKM. Untuk PSK dan penari jaipong kita jaring, sedang dilakukan assesment, kita data dulu sebelum kami serahkan ke Dinas Sosial, untuk memastikan mana yang PSK atau bukannya. Dan empat PSK hasil assesment yang sudah terbukti langsung di kirim Dinas Sosial ke panti sosial yang ada di Sukabumi ,” tandasnya. (Dik/Irv)

Tags: