RSUD Bogor Utara Jangan PHP Warga

Foto: Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin bersama jajarannya saat meninjau lokasi pembangunan RSUD Parung di Desa Cogreg, Parung, Selasa (6/8/2019).(Net/HRB)

PARUNG – Sengkarut wacana Pemerintah Kabupaten Bogor, akan mendirikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bogor Utara, yang sudah bertahun-tahun mendapat tanggapan miring dari masyarakat Kabupaten Bogor bagian Utara. Faktanya sampai saat ini belum ada tanda-tanda RSUD didambakan warga akan dibangun.

Masih abu-abunya proyek RSUD Bogor Utara ditanggapi Ketua Karang Taruna Kecamatan Ciseeng Sufyan Hadi mengatakan. Iya rencana di tahun 2020 itu katanya mau tahap awal pembangunan tapi sampai tahun 2021 bulan ke 6 belum nampak arah kesana, menurut informasi kemaren ada ultimatum dari Provinsi terkait surat tanah.

“Masa iya Pemda Kabupaten Bogor dalam mengurus surat tanah bisa lambat, padahal ada Dinas atau Instansi di Pemda,  dan informasinya sekarang bergelut dengan lelang. Terkait lelang kami sebagai  masyarakat tidak begitu peduli asal PT nya bonafit saja artinya yang punya uang jangan sampai perusahaan yang abal-abal,” ujarnya kepada harian Rakyat Bogor, Minggu (13/06/2021).

Masih kata Sufyan, dirinya dan masyarakat Bogor Utara, terutama Kecamatan Ciseeng, Gunung Sindur, Parung, Kemang, Tajurhalang dan Kecamatan rancabungur begitu mendambakan berdirinya RSUD tersebut mengingat jauhnya rumah sakit dari jangkauan kami tinggal.

Baca juga:  Jembatan Tua di Cilebut Timur Nyaris Putus Akibat Longsor

“Untuk pemangku jabatan di Kabupaten Bogor untuk serius menyikapi RSUD Bogor Utara pasalnya. Keberadaan RSUD Bogor Utara sangat mendesak. Mengingat masyarakat Bogor Utara untuk berobat saja harus keluar Kabupaten Bogor, seperti ke BSD, Tangerang, Depok dan kota Bogor,” paparnya.

Ditemui di lapangan warga Desa Cogreg, Kecamatan Parung Andika Wisnu (45) merasa jadi korban PHP. Wacana pembangunan RSUD sudah digabungkan beberapa tahun yang lalu. Sampai dirinya sembuh dari sakit beratnya belum merasakan dirawat di RSUD kebanggan Bogor Utara itu.

“Sampai kapan masyarakat du PHP. Contoh di Timur ada RSUD Cileungsi, Selatan Ada RSUD Ciawi, Barat ada RSUD Leuwiliang. Dan utara kapan?. Sekali lagi tolong dengarkan keluhan kami bapak dan ibu pemangku jabatan untuk perhatikan kesehatan masyarakat Bogor Utara,” tugasnya. (Diyon)

Tags: ,