Sahabat Dhuafa Bersama Kang RS Bantu Renovasi Rumah Warga RTLH

Foto: Kang RS saat mengunjungi Rumah Maman yang di Renovasi Sahabat Dhuafa.(HRB)
LEUWISADENG – Setelah sekian lama hidup dalam kekhawatiran lantaran rumah yang didiami Pak Maman beserta keluarga dalam kondisi memprihatinkan yang setiap saat bisa saja roboh akhirnya bisa bertenang hati lantaran sudah beberapa hari kebelakang rumah yang dihuni 5 jiwa  sedang dalam proses renovasi.
Maman merupakan warga di Kampung Paku Pasir, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng itu menyampaikan kegembiraan yang teramat sangat lantaran mendapat bantuan berupa renovasi rumah oleh sahabat Dhuafa bersama Kang RS.
“Kami sangat senang karena sekarang kami bisa lebih tenang menghuni rumah ini, kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada semua yang telah membantu,” ungkap Maman. Senin (21/06/2021).
Terpisah, Ruhiyat Sujana menyampaikan, bahwa dirinya langsung mengkrocek ke lokasi rumah pak Maman tersebut, dirinya menyebut, ini menjadi catatan serius bahwa di Kabupaten Bogor masih banyak rumah warga yang jauh dari kata layak.
“Hari ini kita kembali menyaksikan realitas sosial kalangan menengah ke bawah yang sedikit jauh dari kata sejahtera, tentunya saya berharap ini menjadi catatan penting untuk kita semua khusunya Pemkab agar  bisa berbenah dan lebih bisa mengoptimalkan pelayanannya”. ucapnya Ruhiyat Sujana yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Bogor fraksi Demokrat usai kunjungannya.
Pria yang akrab disapa Kang RS ini pun meminta agar semua  stakeholders yang ada untuk responsif dalam merespon persoalan serupa “Jangan sampai persoalan semacam ini harus menunggu ramai dulu di media sosial, baru bergerak. Saya berharap semua ikut andil, bila perlu kita jemput bola,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Sahabat Dhuafa Badru Tamam berharap adanya kolaborasi dari semua pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
“Kita sama-sama harus sadar bahwa untuk menekan angka kemiskinan tidak cukup dengan tagline atau program semata, harus ada realisasi yang dijalankan yang tentunya hal ini juga harus ada kolaborasi dari seluruh elemen,” ujarnya.
Dirinyapun berharap kehadiran wadah sosial ini bisa memaksimalkan ruang yang tidak tersentuh oleh pemerintah.
“Dan semoga kehadiran Sahabat Dhuafa yang terbilang masih seumur jagung ini bisa berkolaborasi dengan semua pihak untuk meningkatkan kesejahteraan bersama tentunya, karena harus disadari bahwa pemerintah pun mempunyai keterbatasan, nah dengan hadirnya Sahabat Dhuafa ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan yang terjadi, terkhusus persoalan kemiskinan,” harapnya.
Badru Tamam seorang Pria yang akrab disapa Komeng ini pun menuturkan bahwa wadah sosial yang dilaunching satu bulan yang lalu ini bertujuan membangun kesadaran untuk peduli terhadap sesama
“Sahabat Dhuafa didirikan atas keresahan bersama dan sebagai bentuk ikhtiar membangun dam meningkatkan kesadaran untuk peduli dan responsif terhadap situasi sosial yang ada, kita mengambil nama Sahabat Dhuafa karena mereka (Dhuafa) memiliki keterbatasan sehingga perlu ditemani dan didampingi istilah lain mengajak untuk lebih dekat dan mencoba merasakan apa yang mereka rasakan,” tutupnya. (Fahri)
Baca juga:  Pemekaran Bogor Barat Tunggu Pencabutan Moratorium  

Tags: ,