Sekda Syarifah : Pagentongan Akan Jadi Kampung Santri

SyarifahSekda Syarifah : Pagentongan Akan Jadi Kampung Santri
Bogor Barat, HRB
Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sopiah menyebut kawasan Pagentongan, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, akan dijadikan Kampung Santri. Sebab, Pagentongan tempat ulama besar Bogor, Mama Falak mendirikan pesantren untuk mendidik para santri.
“Selain itu di Pagentongan ini banyak berdiri pondok pesantren. Sehingga sudah tepat jika dijadikan Kampung Santri di Kota Bogor,” ucap Sekda Syarifah saat menghadiri acara Wisuda Santri dan Santriwati Ponpes Salafiyah Terpadu Al Um Pagentongan, Sabtu, 24 Juni 2023.
Sekda mengatakan, pesantren banyak melahirkan calon pemimpin yang tak hanya cerdas secara keilmuan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Sebab, kata dia, berilmu saja tak cukup, seorang pemimpin yang baik dan hebat harus juga beriman.
“Di pesantren, termasuk di Al Um ini, anak-anak kita tidak hanya dibekali pelajaran umum, namun juga mendapat pendidikan dan bimbingan agama yang kuat.
Sehingga mampu melahirkan generasi bangsa yang akan menjadi pemimpin cerdas dan juga berahlak,” kata Syarifah Sopiah.
Dalam wisuda santri dan santriwati Ponpes Al Um, hadir pula Camat Bogor Barat, Lurah Loji, Kabag Kesra Setda Kota Bogor, dan para wali santri. Wisuda pada tahun ajaran 2022-2033 ini, Ponpes Al Um berhasil menghantarkan 15 alumni dari 66 santri tingkat Aliyah masuk ke perguruan tinggi negeri.
“Di pesantren kami ini tidak mengenal bangku sekolah, karena memang di Al Um ini tidak ada bangku sekolahan.  Tetapi Alhamdulillah ada 15 santri tingkat Aliyah yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Untuk tingkat MTs ada 161 santri yang diwisuda,” ucap Pimpinan Ponpes Salafiyah Al Um, KH Muhtadin saat memberikan sambutan dalam acara wisuda.
KH Muhtadin menyebut, kendati pesantrennya masih terbilang kecil dan lahannya pun hanya sekitar 2.000 meter persegi, tetapi banyak prestasi yang diraih oleh santri-santri Al Um. Misalnya untuk Al Miftah, santri Al Um mewakili Kota Bogor untuk lomba ditingkat Jawa Barat.
“Alhamdulillah yang mewakili Kota Bogor lomba Al Miftah di Jawa Barat 100 persen santri Al Um. Dan empat santri Al Um akan mewakili Jawa Barat ditingkat Nasional. Mudah-mudahan Pemkot Bogor ke depannya bisa memberikan dukungan bagi kami, karena Al Um membawa dan mengharumkan nama Kota Bogor,” ungkap KH Muhtadin.
Adapun Ketua Panitia Pelaksana Wisuda Al Um, H. Sihabudin  mengatakan, acara kelulusan tahun ajaran 2022-2023 ini memang dibuat lebih meriah. Sebab, acara wisuda ini baru dilaksanakan kembali setelah tiga tahun ditiadakan karena pandemi Covid.
“Wisuda tidak berlebihan, tetapi lebih meriah saja. Sekaligus juga memberikan hiburan bagi santri dan warga sekitar. Puncak acara kami hadirkan grup gambus Alma EsBeYe dengan permainan lampu yang spektakuler,” ungkap Sihabudin. (Ari)
Baca juga:  Proyek Jalan Suryakencana Disoal, Dewan : Dana PEN Rp.30 M Mubazir!

Tags: