Bojonggede, rakyatbogor.net – Kabupaten Bogor, sangat beruntung memiliki kurang lebih 100 situ yang tersebar di sejumlah kecamatan. Situ-situ yang kewenangan pengelolaannya ada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat baik alami maupun buatan itu, jika dikelola keberadaan situ bisa mendatangkan manfaat secara ekonomi, bila dijadikan areal wisata, seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede.
“Situ yang ada di Desa Waringin Jaya, sebelumnya dibiarkan begitu saja. Nah, ketika saya menjabat secara perlahan setelah dinormalisasi tahun 2017 lalu, fungsinya ditambah bukan sekedar penampung air semata, tapi dijadikan areal wisata air dengan biaya murah sehingga terjangkau semua kalangan masyarakat,” kata Kepala Desa Waringin Jaya, Rohmat, akhir pekan lalu.
Rohmat menjelaskan, situ yang ada di wilayahnya itu katagori alami, airnya pun tak pernah surut meskipun musim kemarau panjang karena sumbernya dari mata air bawah tanah. Sejak ada permainan bebek-bebekan dan bola air, setiap akhir pekan banyak orangtua yang membawa anaknya berdatangan. Kehadiran mereka jelas membawa dampak positif bagi warga dan pemuda yang tinggal di sekitar areal situ.
“Adanya dua permainan itu, anak-anak muda di sini minimal bisa mendapatkan penghasilan dari penyewaan bebek-bebekan dan bola air, bahkan emak-emak bisa berjualan makanan ringan. Walaupun pendapatannya tidak besar, tapi itu sangat membantu ekonomi keluarga, terlebih di masa pandemi Covid-19,” ujarnya.
Rohmat menjelaskan, pemerintah desa hanya sebatas menyediakan fasilitas saja, pengelolaan diserahkan pada karang taruna, termasuk arena permainan baru dan lapak-lapak pedagang makanan yang dibangun E- Troopers Yayasan Erick Thohir. “Fasilitas yang ada di Situ Tanah Baru ini akan dirawat maksimal, karena ini tempat hiburan murah meriah sekaligus berfungsi menggerakan ekonomi masyarakat kecil di masa pandemi Covid-19 ini,”kata Rohmat.
Sementara itu, Abdullah, pria berusia 46 tahun yang dipercaya sebagai pengelola sekaligus penjaga situ bersama rekan sejawatnya Saripudin membenarkan, penambahan fungsi situ menjadi areal wisata murah meriah membawa berkah bagi warga dan pemuda yang belum memiliki pekerjaan tetap.
“Situ Tanah Baru yang sebelumnya bernama Kandang Babi ini penolong kami, ketika masa sulit akibat adanya pandemi. Dari situ ini meskipun tidak gede, kami bisa mendapatkan penghasilan. Kami berharap dengan semakin banyaknya warga yang datang, fasilitas ditambah, apalagi sekarang ada arena permainan anak yang dibangun yayasan milik Pak Erick Thohir,” harap Abdullan dan Saripudin.
Abdullah mengungkapkan, arena permainan anak yang dibangun Yayasan Erick Thohir membuat anak-anak betah berlama-lama, terutama di hari libur, seperti Sabtu dan Minggu. “Efek positifnya pendapatan kami pun bertambah antara Rp 400 sampai Rp 500 ribu. Itu belum dengan pendapatan emak-emak yang berjualan makanan ringan dan kopi,”katanya.
Sementara itu, M. Ridwan, pengunjung yang beralamat di Perumahan Griya Kencana, Kota Bogor mengaku sering datang ke Situ Tanah Baru, mengajak serta cucu kesayangnya. “Kalau kesini kan tak perlu banyak mengeluarkan uang, ditambah lagi jarak dari tempat tinggal saya sangat dekat dan suasananya hening jauh dari kebisingan,” ungkapnya. (fuz)
-
Merasa Telah Tempuh Perizinan, Pemilik Resto Puncak Asri Merasa Diperlakukan Tidak Adil Oleh Pemkab Bogor
-
PWI Kabupaten Bogor Laksanakan Upacara HUT RI ke-79
-
PWI Kota Bogor Sehatkan Wartawan Lewat Program Jumat Sehat
-
Berto Tumpal Harianja : Kejanggalan Putusan PN Cibinong Harus Diusut