Tahun Ini, Terbanyak Dibangun Jembatan Rawayan di Wilayah Timur

Babakan Madang, HRB

Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2023 ini terus melaksanakan pembangunan jembatan rawayan (gantung) yang diprioritaskan di wilayah-wilayah pedesaan atau terpelosok. Proyek ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu bekerja sama dengan Komando Resort Militer (Korem) 061 Surya Kencana dan Kodim 0621 Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana, Utilitas Umum (Kabid PSU) Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Nunung Toyibah, menyebut ada sebanyak 100 jembatan rawayan yang telah dibangun sejak 2020. Dan untuk tahun ini pengerjaan proyek jembatan itu sedang berlangsung.

“Pembangunan sudah rampung, tinggal beberapa dilakukan pengecatan jembatan. Sesuai jadwal dan waktunya, peresmian jembatan rawayan itu rencananya dilakukan Bupati bersama Panglima Kodam serta Komandan Korem 061 di wilayah Bogor Timur,” ujar Nunung, Rabu (25/10/2023).

Di tahun ini, lanjut dia, pihaknya telah membangun sebanyak 29 jembatan rawayan baru dan termasuk merevitalisasi sejumlah jembatan. Sementara jembatan yang dibangun tahun ini, memiliki panjang rata-rata 30 meter sampai 40 meter.

Diperoleh informasi, khusus untuk jembatan di wilayah timur Kabupaten Bogor antara lain terdapat di wilayah Babakan Madang, Gunung Putri, Citereup dan Jonggol. “Seingat saya ya, tahun ini cukup banyak jembatan rawayan yang dibangun di wilayah timur,” ungkap Nunung.

Menurutnya lagi, perlu waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan pembangunan jembatan rawayan yang telah ditargetkan Pemkab Bogor. “Karena jembatannya juga cukup banyak, total 100 sampai tahun ini yang semuanya bekerja sama dengan jajaran TNI,” jelasnya.

Baca juga:  Persikabo Adakan Laga Ujicoba, Berharap Kompetisi Liga 1 Segera Bergulir

Dalam kaitan itu, pihaknya berharap kehadiran jembatan rawayan ini dapat membuka akses jalan warga. Khususnya di perkampungan yang selama ini terisolir. “Di samping mensejahterakan masyarakat dengan meningkatkan aktivitas perekononian, sekaligus mempermudah akses pendidikan,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor Ajat Rohmat Jatnika mengungkapkan jika dari inventarisasi awal di Bappedalitbang ada 215 jembatan rawayan, kemudian akhirnya direalisasikan dalam RPJMD sehingga total verifikasi Pemkab Bogor punya target 30 lagi untuk tahun 2023.

Namun demikian, kata Ajat, walaupun ada 215 jembatan rawayan yang ada di Kabupaten Bogor, tidak semuanya masuk di dalam rencana pembangunan. Selain ada yang sudah diperbaiki, ada juga jembatan rawayan yang panjangnya tidak lebih dari 20 meter. “Kalau di bawah 20 meter itu artinya jembatan biasa. Sedangkan yang dibangun minimal 20 meter, lebarnya 1,5 meter dan bisa dilewati motor,” jelasnya.

Ajat pun menyebutkan bahwa konsep dan target dari pembangunan jembatan rawayan ini tak lain adalah untuk memudahkan mobilitas warga di daerah pelosok atau pedesaan sekaligus wujud dari komitmen pasangan Ade Yasin dan Iwan Setiawan yang terus dilanjutkan oleh Bupati Iwan Setiawan. (Asb)