Tak Hanya Puncak, Ganjil Genap Berlaku di Kawasan Sentul

CIBINONG.HRB

Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan bahwa, saat ini uji coba ganjil genap hanya difokuskan di kawasan Puncak dan arah Sentul saja. karena di wilayah Pamijahan atau wilayah Barat itu, banyak sekali jalan-jalan kecil kepadatannya juga tidak terlalu besar, sehingga dirasa tidak perlu.

“Kita fokuskan saja di Puncak dan arah ke Sentul,” kata Ade Yasin, dalam siaran persnya, Sabtu (04/09).

Menurut Ade, pihaknya juga meminta agar masyarakat tetap ketat dan disiplin melakukan Protokol Kesehatan (Prokes), meskipun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudan turun ke tingkat Level 3.

“Sebaiknya kita tetap ketat Prokesnya, dan kelonggaran yang ada pun belum bebas. artinya kita masih menerapkan PPKM dan aturan juga, masih hampir sama dengan PPKM level 4. Sehingga jangan dianggap bahwa PPKM level tiga itu, kita bebas melaksanakan aktivitas, tetap saja harus ada pembatasnya,” tegas Ade.

Selain itu, Ade Yasin mengatakan bahwa berdasarkan hasil evaluasi uji coba penerapan ganjil genap, terdapat penurunan volume kendaraan yang akan memasuki kawasan Puncak Kabupaten Bogor. Evaluasi hari pertama, pada hari Jumat kemarin, tidak terlalu ramai dan pihaknya juga pastikan di lapangan, bahwa memang ini sudah dilakukan ganjil genap.

Baca juga:  Plt Bupati Bogor Apresiasi Berdirinya Forum RWRT

“Ini kan tujuannya hanya untuk mengurangi volume kendaraan saja, yang tadinya mungkin satu keluarga isinya dua orang, dengan ganjil genap ini kan bisa jadi empat orang. Jadi kemacetan itu bisa dikurangi,” terangnya.

Dalam penerapannya, dihari pertama uji coba ganjil genap tidak terdapat kendala signifikan, karena pihaknya juga telah melakukan sosialisasi. Artinya uji coba ganjil genap ini, juga dibarengi dengan sosialisasi.

“Saya rasa masyarakat dan wisatawan, sudah tahu dan mendengar dari berita. Sehingga hari Jumat kemarin, volume kendaraan tidak terlalu banyak. Karena uji coba ini, kita lakukan sampai jam 7,” tukasanya.

Untuk diketahui, pada uji coba ganjil genap itu ada pengecualian bagi beberapa kendaraan, khususnya ambulance, pengangkut sembako, kendaraan grab juga boleh, karena untuk memfasilitasi masyarakat, angkot dan masyarakat lingkungan disana juga diperbolehkan. Karena ada juga yang bekerja di Kota Bogor maupun Cibinong dengan menunjukan KTP.(HRB)

Tags: , , ,