Telan Biaya Rp130 Miliar, Pembangunan Mesjid Agung Dalam Pengawasan Dewan

Kota Bogor – Pembangunan Mesjid Agung di Jalan Nyi Raja Permas, dan Alun-alun kota Bogor  mendapat sorotan Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat. Sebab hingga akhir Oktober 2021 proses pembangunan tersebut baru mencapai 40 % dari yang di canangkan dengan sisa waktu pengerjaan tinggal 1.5 bulan lagi.

“Saya kira proses pembangunan Masjid Agung dan Alun-alun Kota Bogor ini harus kita kawal bersama. Ini adalah uang rakyat. Fraksi PKS Provinsi Jawa Barat mendukung penuh, Fraksi PKS Kota Bogor juga harap mengawal dan membantu proses penyelesaian pembangunan Masjid Agung ini. Pastikan selesai tepat waktu dan sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan,“ ungkap Kang Haru

Haru yang di dampingi Anggota Fraksi PKS Lainnya dari Daerah Pemilihan Kota Bogor Iwan Suryawan memantau langsung proses pembangunannya. Tak sekedar memantau, ia juga menyampaikan keresahannya, karena Mesjid Agung yang akan menjadi pusat ibadah Umat Muslim Kota Bogor tidak kunjung selesai sejak tahun 2015 dan sempat terhenti karena gagal lelang.

“Provinsi Jawa Barat telah anggarkan Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp48 miliar di tahun 2016 dan Rp50 miliar di tahun 2017, namun tidak terserap optimal. Kita resah kalau seperti ini. masa dari 2015 tidak selesai juga.Pemprov juga sudah mengucurkan bantuan keuangan yang nilai mencapai 50 milyar pada tahun 2017 lalu.” jelas Haru.

Baca juga:  Jelang Mudik Lebaran, Aaparat Gabungan Lakukan Ramchek Bus AKAP 

Turut hadir dalam kunjungan Kang Haru ini, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto dan seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bogor. Atang juga mengaku DPRD Kota Bogor telah anggarkan sebesar 15 miliar di 2020, namun sayang tidak terserap. Di tahun 2021 dianggarkan kembali sebesar 32 miliar. Dewan akan kawal terus agar Masjid ini kembali berdiri dan dapat digunakan segera untuk beribadah.

“Pesan Kang Haru pada kami sangat jelas. Kawal dan selesaikan pembangunan Masjid Agung. Meski pelaksanaan pembangunan adalah ranah eksekutif, insya Allah kami siap laksanakan peran penganggaran dan pengawasan secara maksimal sesuai perintah pimpinan,” tegas Atang.

Sebagaimana diketahui, pemugaran total Masjid Agung Kota Bogor dimulai pada 2017 tapi pembangunannya terhenti pada 2018, setelah tim dari Kementerian PUPR yang menilai kelayakan bangunan menyatakan konstruksinya pondasinya tidak kuat, sehingga tidak bisa dilanujutkan. Kini pembangunan Masjid Agung dilanjutkan dengan membangun atap masjid yang konstruksinya terpisah dengan bagian bangunan gedung masjid.

Anggarannya bersumber dari APBD Kota Bogor tahun 2021 sebesar Rp31,1 miliar. Sedangkan, pembangunan Alun-alun di lahan yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai Taman Topi dan Taman Ade Irma Suryani, dibangun dengan anggaran bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp14,2 miliar.(ded/ahp)

Tags: , ,