Tersedia 360 Kuota Untuk Siswa Baru SMPN 1 Citeureup Dimulai

Foto: Suasana penerimaan peserta didik baru (PPBD) di SMPN 1 Citeureup, Senin (21/06/2021).(HRB)

CITEUREUP  – Hari ini SMP Negeri 01 Citeureup mulai melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021-2022 yang dilakukan secara online. Pembukaan pun dijadwalkan 21 Juni hingga 25 Juni. 

Waka Humas Panitia PPDB Tohir mengatakan pendaftaran dibagi menjadi Dua, yakni jalur Reguler seperti Afirmasi, zonasi Perpindahan orang tua, rerata nilai raport, prestasi akademik dan non akademik dengan mendaftar melalui link https://sites.google.com/view/smpn1citeureup , sedangkan jalur kelas olahraga melalui Link https://sites.google.com/view/smpn1citeureup.

“Kami menyediakan kuota sebanyak 360 siswa sesuai daya tampung untuk 10 Rombel, yang dibagi melalui sistem zonasi sebanyak 50 persen bagi warga Citeureup dengan 324 kuota dan  selebihnya warga luar citeureup harus menggunakan kartu KK asli dan domisili minimal 1 tahun” katanya saat ditemui, HRB Senin (21/06/2021).

Menurutnya, Jalur zonasi  terdiri dari Afirmasi dan  Prestasi yang diantaranya akademik, non akademik dan jalur pindahan, sedangkan jalur olahraga hanya  menampung 1 kelas.

Baca juga:  Penutupan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Unida Gelar Pentas Seni dan Budaya

“Untuk saat ini data yang masuk masih belum banyak, mungkin karena masih belum tau persyaratan pendaftarannya. Seperti ada juga orang tua yang datang ke sekolah, mereka berkonsultasi dengan pihak panitia untuk mencari informasi kelengkapan data saja” terangnya.

Dijelaskan lanjut, pendaftaran penerimaan siswa baru ini terhitung hanya Lima hari mulai dari 21 hingga 25 Juni. Kemudian dilanjut pada pengumuman dilakukan pada  29 Juni, Daftar ulang 1-2 Juli serta Persiapan MPLS 15 hingga 16 Juli.

Rudin (40) warga Citeureup menuturkan alasan memilih sekolah negeri untuk anaknya, karena dinilai meringankan beban biaya hidupnya. Karena kondisi pandemi saat ini dirasa berpengaruh jika harus sekolah swasta.

“Mudah-mudahan anak saya bisa diterima di sekolah negeri. Sekolah negeri kan biayanya sudah ditanggung pemerintah, jadi sangat membantu apalagi kondisi pandemi sekarang ini. Berbeda dengan sekolah swasta yang harus keluar biaya baik pendaftaran maupun setiap bulannya” pungkasnya. (As)

Tags: ,