Tol Caringin-Gunung Mas Dibangun, Pengusaha Ketakutan 

ol Caringin-Gunung MasILUSTRASI: Tol Caringin-Gunung Mas Dibangun, Pengusaha Ketakutan 

Cisarua,HRB

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan membenarkan proyek pembangunan jalan tol Caringin-Gunung Mas akan mulai dilaksanakan tahun ini.

Menurut Plt Bupati, proyek pembangunan memang akan dimulai jalur Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi) tepatnya di wilayah Kecamatan Caringin melalui Desa Pancawati dan lereng gunung langsung sodetannya ke wilayah Kecamatan Megamendung dan berakhir di Puncak Gunung Mas Kecamatan Cisarua.

“Itu di peta kementerian PUPR sudah ada akan dibangun,” ujar Iwan Setiawan kepada wartawan, Minggu (16/7/2023)

Pembangun jalan tol Caringin-Gunung Mas dilakukan untuk mengurangi kemacetan di jalur tersebut yang kerap terjadi setiap waktu.

“Mudah-mudahan ini berjalan lancar, dan kawan saya di komisi V DPR RI Mulyadi juga terus mengawal,” ucapnya

Saat ini, kata dia, proyek pembangunan jalan tol Caringin-Gunung Mas baru memasuki feasibility study (FS).

“Ya baru sekarang ini tahun 2023 ini memasuki FS, mudah-mudahan tahun depan, kan selama prosesnya itu menghadapi berbagai rintangan, mulai dari masalah lingkungan, dan lain sebagainya. Itu baru tahun ini,” ucapnya

Baca juga:  Sambut Hut Polantas ke-67, Satlantas Polres Bogor Bagikan Sembako Untuk Ojol

Namun begitu, ia juga mengkhawatirkan ekonomi masyarakat di jalur Puncak jika tol Caringin-Gunung Mas ini nantinya dibangun. Sebab, ada beberapa pengusaha yang mulai mengeluhkan rencan tol tersebut

“Ada keluhan dari pengusaha di Puncak, kalo tol bocimi megamendung puncak jadi, takut kaya Cianjur katanya, ya kita liat lagi nanti lah dari ekonomi nya apakah akan mengurangi destinasi dari jalur lama, mudah mudahan akan dikaji lagi,” bebernya

Sebenarnya, lanjut dia, ada ofsi lain yang bisa dilakukan pemerintah pusat untuk mengurangi kemacetan di jalur Puncak, salah satunya underpas di titik-titik sumbatan kemacetan

“Yang saya minta untuk cisarua, ini kan di ulang-ulang ya, saya sebagai plt, mudah mudahan di denger lah, karena mengurangi macet ya, solusinya bisa dilihat langsung ya, kalo ada underpass bisa mengurai orang nyebrang juga.

Kalo di Cipayung sih bukan underpass ya, kayanya flyover ya, dua itu titik krusial, mudah-mudahan temen-temen bisa menyampaikan ini juga,” tandasnya. (Asz)

Tags: