Vaksinasi di Hari Kerja, Kehadiran Warga Tak Sesuai Target

Caringin – Warga Kampung Ciderum, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor antusias menyambut pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan tenaga kesehatan (nakes) Wisma Atlet melalui program jemput bola yang dilaksanakan di tiga wilayah Rukun Warga (RW) di desa tersebut.

“Ya kami mendampingi tim nakes dengan cara jemput bola ke rumah-rumah warga agar mereka mengikuti vaksinasi,” ujar Sertu Suyitno, Babinsa Ciderum disela kegiatan vaksinasi di RW 09, desa setempat, Senin (8/11/2021).

Menurut dia, kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan dengan cara mendatangi warga ini merupakan bagian dari program serbuan vaksinasi.

“Sekarang polanya berbeda. Kami gunakan cara dengan mendatangi perkampungan warga atau istilah nya jemput bola,” terangnya.

Dikatakannya, vaksinasi massal dengan cara jemput bola sangat membantu warga, baik dari sisi  transportasi maupun kenyamanan saat di vaksin.

Meski demikian, ia merasa belum puas dengan jumlah warga yang datang ke lokasi. Sebab, dari jumlah 300 dosis vaksin jenis Sinovac yang disediakan petugas nakes, hanya 98 orang warga yang datang ke lokasi.

“Ya sebetulnya sih kami berharap warga yang datang sesuai jumlah vaksin yang tersedia. Tapi kami memahami, karena masing-masing punya aktivitas yang berbeda,” tuturnya.

Baca juga:  Dishub Ajukan Rp 70 Miliar untuk Park and Ride Bojonggede 

Suyitno juga meminta agar para pengurus wilayah yakni RT dan RW, segera melakukan pendataan warganya yang sudah atau yang belum mengikuti vaksinasi.

“Biar kami tahu berapa jumlah warga yang belum divaksin dan yang sudah,” imbuhnya.

Sementara, Desi Yolanda, petugas nakes Wisma Atlet menjelaskan, pola jemput bola dilakukan untuk mensukseskan program serbuan vaksin yang menyasar warga hingga ke pelosok pedesaan.

“Kami dari tim bataliyon satu berjumlah 300 orang relawan diminta untuk turun ke Kabupaten Bogor dan tersebar di 40 kecamatan. Saya dan enam relawan lagi, ditugaskan di wilayah Caringin,” paparnya.

Ia menambahkan, setiap tim yang turun ke wilayah pelosok dibebani target dalam sehari 300 orang.

Di tempat yang sama, Abdul Jalal, anggota BPD Desa Ciderum mengapresiasi kegiatan vaksinasi dengan cara jemput bola yang dinilai efektif.

“Sayangnya pelaksanaan vaksin massal ini di hari pertama kerja. Jadi banyak warga yang tidak bisa datang untuk ikut divaksin,” tukasnya.(asz)

Tags: , ,