Waduh, Ruang Kelas SDN Parakan Muncang 01 Nyaris Ambruk

SDN Parakan MuncangRuang Kelas SDN Parakan Muncang 01 Nyaris Ambruk.(foto: fex/hrb)

Nanggung, HRB – Tidak hanya SDN Parigi di Desa Cisarua yang tidak masuk list daftar pembangunan. Kondisi bangunan rusak juga terjadi di Gedung SDN Parakan Muncang 01, Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang juga tidak masuk list pembangunan tahun 2022.

Salah Satu tenaga pengajar di SDN Parakan Muncang 01, Ujang Ma’mun mengatakan, dari 8 (delapan) lokal ruang belajar siswa ada 3 (tiga) ruang belajar yang kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan, tiga tahun terakhir ini sudah tidak lagi digunakan demi keselamatan siswa.

“Sudah 3 tahun ini, 3 ruang belajar tak layak pakai karena melihat kondisi bangunan yang rusak parah khawatir bisa membahayakan para siswa,’ papar Ujang kepada wartawan pada, Jumat (10/6/2022).

Ujang Ma’mun mengatakan, bahwa ajuan untuk renovasi bangunan sebelumnya telah diusulkan melalui Musrenbang tingkat Kecamatan, namun informasi didapat rencana pembangunan untuk SDN Parakan Muncang 01 untuk tahun 2022 belum bisa dilaksanakan.

“Padahal 3 ruang sekolah yang rusak berat ini, sebelumnya telah di survei oleh pihak Kecamatan Nanggung. Sudah di survei, akan tetapi disayangkan sebanyak 3 ruang belajar SDN Parakan Muncang 01 sudah tak difungsikan karena kerusakannya semakin parah,” katanya.

Ujang mengatakan, bahwa pada Musrenbang tersebut dirinya meminta agar SDN Parakanmuncang 01 diprioritaskan, lantaran jumlah siswa begitu banyak.

Baca juga:  Belum Dapat Lahan, Realisasi SMPN 2 Ciampea Terkendala

“Apalagi tahun ajaran baru, penerimaan siswa baru di SDN Parakanmuncang 01 ini mengelami peningkatan. Dengan begitu kami meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bogor bahwa gedung SDN Parakanmuncang untuk segera dibangun. Dari sekitar 360 siswa yang sekolah di disini, itupun tidak sebanding dengan fasilitas ruang belajar yang ada,” katanya.

Sebelumnya, Kondisi gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Parigi di Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor rusak, meski pihak sekolah sudah sering mengusulkan seperti dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) namun hingga kini belum juga terealisasi.

Kepala Sekolah SDN Parigi, Juju Juhaeriyah mengatakan, bahwa pada tahun 2020 lalu sekolah tersebut sudah masuk list daftar pembangunan namun menghilang.

“Setelah di kroscek, Gedung SDN Parigi tidak masuk daftar pembangunan tahun 2022. karena kami liat tidak ada dilist untuk dibangun,” ungkap Juju Juhaeriyah kepada wartawan pada, Jumat (10/6/2022) lalu.

Menanggapi kondisi rusak berat gedung SDN yang tidak masuk List rencana pembangunan tahun 2022, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Permadi Dalung akan memanggil pihak Dinas Pendidikan (Disdik).

“Disdik Kami akan undang dan meminta penjelasan dalam agenda ruang dengar pendapat,” katanya. (Fex)

Tags: , ,