Wakil Wali Kota Bogor Berikan Apresiasi, Polisi Ringkus ‘Jagal’ Pelajar SMK di Yogyakarta

Pelajar SMKWakil Wali Kota Bogor Berikan Apresiasi, Polisi Ringkus 'Jagal' Pelajar SMK di Yogyakarta

Bogor Tengah, HRB

KEPALA Kepolisian Resor Bogor Kota, Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso  membuktikan komitmennya untuk menuntaskan kasus tewasnya Arya Saputra, pelajar SMK Bina Warga 1, Kota Bogor di Simpang Pomad, Kecamatan Bogor Utara pada 10 Maret 2023 lalu.

“Kita sudah menangkap tersangka DPO pembacokan Pomad inisial ASR alias Tukul,” kata Kapolresta Bogor, Kombes Bismo Teguh Prakoso di Mapolresta Bogor, Kamis, 11 Mei 2023.

Tukul “Sang Jagal” pelajar ini diringkus di Yogyakarta setelah dua bulan buron. Saat ini, tersangka dalam perjalanan dari Yogjakarta menuju Kota Bogor. Tukul ditangkap di sebuah warung yang berada di Yogyakarta. Saat ditangkap Tim Reskrim Polresta Bogor, Tukul  tidak melakukan perlawanan.

“Saat ditangkap Tukul tidak ada perlawanan apapun. Tersangka sempat bekerja di warung. Selama pelarian di Yogyakarta, akan kami dalami. Apa ada keterlibatan orang yang membantunya,” kata Bismo.

Seperti diketahui, kasus pembacokan siswa SMK Bina Warga Bogor hingga menewaskan Arya Saputra terjadi di Simpang Pomad Kota Bogor pada 10 Maret lalu. Pelaku berjumlah tiga orang. Dua pelaku yakni MA (17) dan SA (18) berhasil ditangkap terlebih dulu dari persembunyiannya.

Penangkapan Tukul Sang Jagal mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim. Ia mengaku bangga atas kinerja Polresta Bogor. Menurut Dedie, segala bentuk kekerasan dalam dunia pendidikan tidak dapat dibenarkan. Terlebih, hingga menghilangkan nyawa pelajar lainnya.

“Alhamdulillah, kerja keras kepolisian dalam dua bulan terakhir dalam mengejar pelaku utama pembunuhan Arya Saputra akhirnya ditangkap. Bravo Polri,” kata Dedie Rachim saat dihubungi wartawan, Kamis, 11 Mei 2023.

Dedie berharap, kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi para pelajar lainnya agar tidak berbuat diluar batas kewajaran apalagi sampai menghilangkan nyawa orang lain.

Menanggapi penangkapan Tukul Sang Jagal, keluarga mendiang Arya Saputra mengaku lega. Ayah angkat korban, Ruja’i mengatakan, sudah mendapatkan kabar pelaku pembunuh anaknya berhasil ditangkap pada siang hari.

Ia mendapatkan kabar tersebut dari pihak kepolisian Polresta Bogor Kota bahwa pelaku berhasil diamankan. Setelah mendapatkan kabar tersebut, ia bergegas mendatangi Mapolresta Bogor Kota untuk memastikan bahwa Tukul benar sudah tertangkap.

“Sudah lihat, tadi lagi tahap BAP, cuma lihat dari luar aja,” ujarnya kepada wartawan di kediamannya yang berada di Kampung Cijujung Tengah, Desa Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis,11 Mei 2023.

Baca juga:  Masuk 3 Besar Provinsi, Desa Gunungputri Bersiap ke Lomba Nasional

Atas penangkapan tersebut, orang tua angkat Arya Saputra mengaku senang dan merasa lega. Bagaimana tidak, selama dua bulan lamanya keluarga Ruja’i begitu menantikan polisi menangkap pelaku yang sempat kabur tersebut.

“Alhamdulillah agak lega saya pribadi, istri juga dengan kabar bahwa pelaku ketangkap,” ungkap Ruja’I, ayah angkat mending Arya Saputra.

Hal senada juga diungkapkan oleh ibu angkat korban, Kusmiati (51). Ia mengaku sangat senang mendapat kabar bahwa pelaku berhasil ditangkap. “Lega, seneng alhamdulillah yaa Allah, mudah-mydahan sebelum 100 ketangkep, Alhamdulillah di ijabah,” ucapnya.

Tukul merupakan pelaku utama yang membacok Arya Saputra, pelajar kelas X SMK Bina Warga Kota Bogor. Saat kejadian, korban bersama rekan-rekannya sedang menyeberang jalan di Simpang Pomad, Bogor Utara, Kota Bogor.

Tukul beraksi bersama dua rekannya sambil mengendarai motor. Korban tewas dengan luka di leher setelah terkena sabetan golok gobang buatan Rumpin. Tukul merupakan pelajar kelas XI salah satu SMK di Kota Bogor.

Ia juga merupakan residivis yang pernah dipenjara karena kasus penjambretan.
Sementara dua pelaku lainnya, yakni MA (17) dan SA (18), sudah ditangkap polisi terlebih dulu dan divonis hukuman penjara selama 8 tahun.

Sebelumnya diberitakan, pelaku utama pembacokan belum berhasl ditangkap dan tidak diketahui keberadaanya karena selalu bersembunyi dan berpindah tempat.

“Terus kita lakukan pembuntutan dan pengejaran, karena tersangka ini berpindah-pindah terus. Saat ini yang bersangkutan berada di luar Kota Bogor,” ujar Kapolresta Bogor Kota,Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan pada Selasa 28 Maret 2023 lalu.

Bismo meminta pelaku segera menyerahkan diri dan keluar dari persembunyiannya guna untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. “Kita beritahukan kepada tersangka (ASR,red) untuk segera menyerahkan diri demi kebaikan semua pihak, untuk mematuhi terhadap hukum yang berlaku,”tegasnya.

Tentang adanya dugaan keterlibatan keluarga yang menyembunyikan pelaku, Kapolres Bogor juga membantah tuduhan tersebut dan memastikan timnya saat ini masih terus melakukan pengejaran.

“Tidak ada (yang menyembunyikan), identitasnya kan sudah kita ketahui, kita tetap lakukan pengejaran dan pengungkapan. Makanya kita bisa tahu dimana dia berpindah, ke tempat-tempat lain,” kata Bismo. (Ari/Djm)

Tags: