Warga Minta Pemkab Bogor Perbaiki Jembatan Rusak

Kemang – Jembatan penghubung desa di Kampung Sasak, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, rusak parah. Jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 1,5 meter tersebut, kondisinya retak dan mengancam keselamatan warga.  Sehingga warga memutuskan untuk menutup jembatan tersebut untuk sementara waktu.

Bule, warga setempat mengatakan, jembatan yang biasa digunakan untuk jalan penghubung antara Desa Tegal dan Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, sangat dibutuhkan warga.

“Setelah jembatan rusak, kini jembatan tersebut tidak bisa dilalui warga karena jika dilalui membahayakan dan ancam keselamatan,” ujar Bule, Senin (15/11/2021).

Warga berharap, lanjut Bule, adanya tindakan dari pihak terkait yakni Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperbaiki jembatan tersebut. Karena jembatan itu adalah akses utama yang sering digunakan warga dan para petani yang mengangkut hasil pertaniannya.

“Karena jembatan rusak, warga jadi memutar aerah untuk menuju tempat tujuan. Dan jalan alternatif sangat jauh, warga harus menempuh jarak 3 kilo meter,” sambung Bule.

Baca juga:  Disdagin Gelar Operasi Pasar Murah di Rumpin

Sementara Kades Tegal, Kasim Sunardi mengatakan, jalan tersebut sudah puluhan tahun digunakan warga sebagai akses penghubung di Kampung Sasak.

“Karena beberapa hari kemarin hujan deras aliran sungai meluap sehingga menyebabkan jembatan itu rusak retak retak,” kata Kasim Sunardi di ruang kerjanya.

Lanjut Kasim, pihaknya akan mencoba mengusulkan perbaikan jalan tersebut ke pihak UPT Jalan dan Jembatan, mengingat jembatan itu kewenangannya dibawa UPT Jalan dan Jembatan.

“Jalan itu kewenangan UPT nanti akan kita usulkan perbaikan agar ada tindakan,” ucap Kasim.

Ketika dikonfirmasi media ini, Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Jalan dan Jembatan Wilayah Parung, Candra Trikaya menjelaskan, jembatan yang masuk inventaris UPT adalah jembatan yang melintas di jalan kabupaten. Sedangkan jembatan ini melintasi saluran irigrasi.

“Iya, itu bukan invetaris UPT Jalan Dan Jembatan, karena bukan di jalan kabupaten, itu melintasi saluran irigrasi,” jawabnya lewat pesan singkat whatsApp. (yon)