Warga Resah, Gedung Puskesmas Rusak Berat

Nanggung, HRB – Kondisi infrastruktur bangunan gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kampung Sawah, RT 02 RW 04, Desa Sukaluyu, Kecamatan Nanggung sangat memprihatinkan. Pasalnya, kondisi bangunan pada Pustu tersebut sudah banyak yang rusak.

Kepala Desa Sukaluyu, Aos Hermawan mengatakan, meski sering kali pihaknya mengusulkan seperti dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa maupun kecamatan untuk perbaikan gedung pustu tersebut. Namun, hingga saat ini tidak kunjung mendapat tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Seringkali kami usulkan, namun Pemkab Bogor belum juga membangun Pustu yang sudah lama rusak berat itu,” kata Kepala Desa Sukaluyu Aos Hermawan kepada wartawan baru-baru ini.

Aos mengatakan, saat ini terpaksa Pustu tersebut masih dipergunakan untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat meski kondisinya bangak kayu-kayunya yang sudah mulai lapuk bahkan genten atap nya mulai berjatuhan. Kodisi itu tentu membahayakan warga.

“Menuggu giliran masuk sejumlah pasien, hanya  menunggu diluar lantaran ruang tunggu yang ada sudah tak bisa digunakan,” katanya.

Baca juga:  Tokoh Pemuda Kemang Pertanyakan Muscam dan Keseriusan DPK KNPI

Dirinya menyampaikan, bahwa gedung Pustu itu awal dibangun pada tahun 1990 silam dan pernah direhabilitasi sekitar tahun 2008 lalu. Saat ini hanya ada satu ruangan yang dapat dipergunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

“Mudah-mudahan Pemkab Bogor bisa dimasukan diperubahan anggaran untuk pembangunan Pustu, karena sangat dinantikan masyarakat, mudah mudahan pelaksanaan pembangunan Pustu bisa dilaksanakan tahun 2022,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Nanggung, Dr Baringin T.A Manik membenarkan, bahwa kondisi pustu di Desa Sukaluyu tersebut sudah rusak parah dan butuh perbaikan. Meski begitu, dirinya mengaku sudah mengajukan kepada Pemda Bogor untuk perbaikan.

“Iya, jadi kondisi itu sudah rusak berat sudah kami ajukan ke Dinas Kesehatan, ke Pemda melalui Musrenbang tinggal menunggu (Perbaikan). Iya dari beberapa tahun ini sudah kami masukan pengajuannya,” katanya. (Fex)

Tags: